Polisi Bakal Razia Gudang Gula

Posted: January 8, 2011 in Berita

– Antisipasi adanya penumpukan barang

BANJARMASIN, BPOST-Jajaran reserse dan kriminal Polresta Banjarmasin, selain terus mengusut dugaan gula rafinasi ilegal juga bakal melakukan razia ke gudang-gudang gula milik para distributor di Banjarmasin.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya penumpukan yang dilakukan distributor, yang berusaha memanfaatkan kondisi berkurangnya pasokan gula pasir tersebut.

“Petugas juga akan melakukan razia ke gudang-gudang. Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan kesempatan untuk menumpuk gula, dan menjual saat harga tinggi,” kata Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Suhasto.

Kegiatan itu akan dilakukan pihaknya, menyusul santernya isu peredaran gula di banua ini semakin menipis sejak pihaknya mengamankan 3.750 ton gula rafinasi yang didatangkan dari Makasar beberapa hari lalu.

Dirinya menduga isu itu dimunculkan untuk membuat panik masyarakat. Terbukti, sehari setelah diamankannya gula tersebut harga di pasaran langsung naik seribu rupiah dari harga sebelumnya yang hanya mencapai Rp 11 ribu per kilogram.

“Kami yakin sebenarnya gula itu masih banyak. Alasan diamankannya pasokan gula itu, untuk menaikan harga di pasar,” tandasnya.

Disinggung adanya dugaan diskriminasi terhadap distributor gula berlabel bola mas dan intimanis, menurutnya jajaran reskrim menjalankan tugas berdasarkan peraturan dan ketentuan yang ada.

Sebenarnya yang menjadi target pihaknya adalah para spekulan yang membuat harga di pasar bervariasi, dengan membuat isu ketersediaan gula di gudang sudah menipis.

Hal itulah yang membuat resah masyarakat. Mengingat, gula merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Meski dengan harga tinggi, warga akan tetap membelinya.

“Kalau peredarannya tidak menyalahi aturan kenapa harus diamankan. Yang diamankan petugas itu yang menyalahi karena ketentuannya sangat jelas, yang dibolehkan itu hanya seribu ton,” urainya.

Sementara itu, gula yang diduga ilegal yang diamankan reskrim Polresta Banjarmasin hingga kini maish berada di terminal peti kemas Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Dari pantauan BPost, gula yang dikemas dalam 150 kontainer itu masih menumpuk terminal. Peti kemas berukuran sekitar 6×3 meter itu, berada di empat blok terminal penampungan peti kemas tersebut.

Peti kemas berlabel Tego 2988097 itu terdapat di blok B sebanyak 12 kontainer, di blok C terdapat 7 kontainer, di blok D terdapat 75 kontainer dan di blok F terdapat 53 kontainer.

Kontainer yang diangkut menggunakan kapal GUHI MAS MV dari kota Makasar yang bersandar di pelabuhan Trisakti, Sabtu (20/11) malam itu hingga kini masih tersegel. Petugas tidak berani membuka kontainer tersebut, dengan alasan masih bermasalah dan dinyatakan status quo.

Tak ayal keberadaan ratusan kontainer itu mengganggu alur lalulintas peti kemas di pelabuhan. Menurut asisten perencanaan dan administrasi terminal peti kemas Banjarmasin, Mahmud R Ungsi, ada beberapa kapal yang terpaksa lambat sandar karena tidak ada tempat untuk penumpukan barang.

“Lokasi ini kan terminal yang sifatnya sementara. Biasanya begitu barang datang langsung diangkut untuk dilakukan pembongkaran. Karena peti kemas ini bermasalah, terpaksa tetap disini,” ujarnya.

Setiap harinya, lebih dari 150 peti kemas yang datang di pelabuhan itu. Dengan masih menumpuknya peti kemas tersebut mengganggu aktifitas bongkar muat di kawasan itu.

Pihaknya sudah berkordinasi dengan pihak Kepolisian, namun belum menemukan titik temu. Sebab jika tetap berada di kawasan itu, petugas tidak bisa memasang garis polisi dan pemilik akan terus dikenakan biaya penumpukan yang masing-masing kontainer sebesar Rp 6.500 per hari.

“Itu biaya jika selama 5 hari sejak datang. Kalau lebih dari 5 hari maka naik 200 persen hingga hari ke-10,” urai Mahmud.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s