Ujicoba Kedua Jalur Satu Arah

Posted: January 8, 2011 in Berita

“Kesulitan Manuver di Jembatan Kembar”

BANJARMASIN, BPOST-Ujicoba tahap dua jalur satu arah yang mengintari Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Rabu (29/12) kemarin, hasilnya lebih baik dibandingkan pelaksanaan tahap pertama yang digelar dua pekan lalu.

Dari pantauan BPost, sejak dimulai pukul 07.00 Wita, para pengendara yang hendak melanksanakan aktifitas ke tempat kerja dengan lancar mengikuti perubahan jalur tersebut. Hingga pukul 08.00 Wita yang menjadi puncak kepadatan arus, tidak ditemukan tanda-tanda kemacetan.

Sejumlah kawasan yang menjadi titik rawan kemacetan seperti di bundaran Haryono MT, tugu KB, Jalan Taman Sari, AS Musfaya yang setiap pagi dijaga petugas Lantas kemarin nampak lenggang.

Para pengguna jalan bisa santai menikmati perjalanan. Termasuk memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi khususnya di sepanjang Jalan R Soeprapto depan kediaman gubernur Kalsel yang memiliki badan jalan mulus dan lebar.

Namun, saat mendekati pukul 09.00 Wita kemacetan mewarnai uji coba tersebut. Seiring keluarnya tronton pengangkut peti kemas dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, menuju pusat-pusat perbelanjaan yang ada di tengah kota.

Seperti yang terlihat di persimpangan Jalan Jenderal Sudirman Banjarmasin, tepatnya di jembatan kembar dekat SPBU Sabilal Muhtadian Banjarmasin.

Truk-truk panjang pengangkut kontainer kesulitan melakukan manuver atau belok. Akibatnya, mengganggu pengendara lain khususnya mobil. Sehingga menimbulkan deretan panjang kendaraan bermotor di sepanjang jalan AS Musyafa hingga persimpangan Jalan Jenderal Sudirman tersebut.

“Belokannya sangat tajam. Kalau untuk ukuran truk besar seperti ini kesulitan, biar tidak roboh harus pelan-pelan jalannya,” ujar Syaifudin, sopir tronton.

Selain di lokasi tersebut, lanjut dia, tempat yang memiliki kesulitan tinggi di Jembatan Merdeka. Selain menanjak, belokannya juga cukup tajam. Jika tidak hati-hati, bisa menimbulkan musibah.

Meski begitu dirinya menyambut baik rencana perubahan satu jalur tersebut. Namun dia berharap, petugas juga memperhatikan kawasan yang sulit bagi sopir truk besar pengangkut kontainer tersebut.

“Paling tidak, di belokan tajam jalannya agak lebar. Sehingga tidak terlalu sulit bagi sopir untuk melakukan manuver,” pintanya.

Sedangkan bagi pengendara lain, perubahan jalur satu arah tersebut memudahkan pengndara khususnya saat jam padat seperti pagi, siang saat jam istirahat maupun sore waktu pulang kerja.

Meskipun lebih jauh dan memutar, namun bisa memacu kendaraannya dengan cepat. Sehingga hasilnya juga akan lebih cepat sampai tujuan, dibandingkan jalurnya dekat tapi macet.

“Bagus satu arah, selain tidak macet wajah kota ini akan kelihatan. Biar seperti kota-kota besar lain,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat lantas Polresta Banjarmasin AKP I Kade Utama Sik mengatakan, apapun kendala yang ditemui saat uji coba tersebut bakal menjadi bahan untuk melakukan evaluasi sebelum pengesahan pelaksanaan kawasan jalur satu arah tersebut.

“Namanya juga uji coba, kalau ada kemacetan dan pengendara bingung itu biasa. Itu semua masukan dan akan dibahas dalam evaluasi,” katanya.

Pihaknya juga bakal melakukan uji coa lagi. Namun, waktunya belum ditentukan. Tapi uji coba tersebut digelar saat waktu padat arus lalulintas.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s