Manfaatkan Jembatan Peninggalan Penjajah

Posted: January 9, 2011 in Sosial

– Pembangunan Jembatan Tebing Rimbah mangkrak

BANJARMASIN, BPOST-Pembangunan jembatan Tebing Rimbah di daerah Puntik, yang menjadi jalur utama menuju kota Marabahan terhenti. Besi-besi beton tiang pancang yang sudah berkarat, nampak menjulang.

Sementara warga yang menggunakan mobil, harus melintas di jembatan besi tanpa aspal yang merupakan warisan zaman penjajah ratusan tahun lalu. Sedangkan pengendara roda dua, harus melintas melintas di jembatan darurat yang terbuat dari kayu.

Dari pantauan BPost, warga yang melintas di jembatan darurat tidak bisa bersamaan. Mereka harus antri, untuk bergantian melintas karena kondisi badan jembatan yang tidak layak karena dimakan usia.

Termasuk di jembatan besi tersebut. Mobil yang lewat juga harus bergantian, Selain kondisi jembatan yang cukup memprihatinkan lebar badan jembatan tersebut hanya cukup dilintasi satu mobil saja.

Tak ayal, antrian kendaraan bermotor kerap mewarnai kawasan jembatan tersebut. Para warga harus sabar, bergantian untuk melintas di badan jembatan tersebut baik menuju kota Marabahan maupun kota Banjarmasin.

Ariani (25), salah satu dari puluhan pengendara yang melintas di jembatan itu. Gadis berkulit putih itu, tak kuasa menyembunyikan rasategangnya saat kendaraan jenis matic yang ditungganginya melintas di jembatan darurat tersebut.

Sebelum melintas, dirinya menghentikan kendaraannya. Sorot kedua matanya, tertuju pada badan jembatan yang terbuat dari kayu ulin tersebut.

“Harus dilihat dulu mas, jika tidak gitu bisa terperosok dan terjebur ke sungai,” ujarnya sambil tersenyum.

Kondisi tersebut, merupakan salah satu dari beberapa pemandangan infrastruktur jalan dan jembatan di Kalsel yang rusak. Bahkan sejumlah jalan provinsi yang menghubungkan antar kabupaten, kondisinya juga sudah mulai rusak.

Bahkan bupati Batola H Hasanuddin Murad, sempat curhat rusaknya jalan yang menghubungkan wilayah Anjir dan Marabahan sejauh 47 kilometer. Begitu juga di ruas Marabahan-Margasari sejauh sekitar26 kilometer.

“Pak gubernur, warga Anjir sering mengeluh kondisi jalan disana sudah rusak pak. Banyak lubang-lubang, yang sekiranya perlu diperbaiki,” katanya yang diiringi tepuk tangan riuh.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Rudy Ariffin mengatakan bakal memprioritaskan perbaikan jalan provinsi tersebut. Karena dalam APBD tahun 2011 ini, anggaran perbaikan infrastruktur cukup besar.

“Insa Allah tahun ini juga akan diperbaiki, baik jalan maupun jembatan. Karena anggarannya sudah tersedia juga,” janjinya.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s