Pengantin Baru Pesta Sabu di Hotel

Posted: January 9, 2011 in Berita

– Melanjutkan bulan madu di tahanan

BANJARMASIN, BPOST-Acara bulan madu Muhtar Atmaja (32), berakhir di tahanan Mapolresta Banjarmasin. Saat melangsungkan bulan madu, warga Sungai Danau RT16 Satui yang baru tiga hari menikah itu, ditangkap jajaran unit II Sat Narkoba Polresta Banjarmasin di kamar 357 Hotel Tokyo Banjarmasin, Sabtu (1/1) pukul 17.15 Wita.

Didalam kamar tersebut, dia bersama istrinya Nuridayanti alias Ida (23) dan dua temannya, Lia Yuliada alias Lia (22) warg Jalan Pintu Air RT7 Pelaihari dan Ariansyah alias Anang (35) warga Jalan Biduri Sungai Danau.

Selain mengamankan empat orang dalam kamar tersebut, penggerebekan yang dipimpin langsung Kanit II Ipda Andri Hutagalung itu, petugas menemukan peralatan hisap seperti bong, pipet yang masih ada sisa sabu dan sepenggal ineks warna pink yang berada didompet Nuridayanti.

Dalam pengakuannya, dirinya yang masuk hotel sekitar pukul 15.00 Wita itu sempat menikmati barang haram tersebut sebanyak dua kali sedotan sebelum digrebek Polisi.

Barang tersebut, merupakan titipan teman yang akan diambil leh pemesannya. Sambil menunggu orang yang akan mengambil, dimanfaatkan oleh Muhtar untuk menikmati sabu sisa-sisa perayaan malam tahun baru.

“Kalau alatnya milik teman yang titip, katanya ada yang mau mengambil di hotel,” ujar Muhtar.

Dirinya menginap di hotel tersebut, karena ingin pulang kampung di daerah Anjir Pal16 Kalteng untuk menunjukan istrinya kepada kedua orangtuanya.

Karena merasa capek setelah merayakan malam pergantian tahun di Pantai Muara Kintab, dirinya sengaja menyewa kamar hotel tersebut sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.

“Namanya juga baru 3 nikah, ya inginnya membawa istri kepada orangtua. Tidak tahunya malah jadi seperti ini,” tukasnya.

Sedangkan kedua temannya merupakan anak buahnya yang biasa menjagakan warung di awasan Sungai Danau tersebut. Mereka juga akan ikut ke kampung halaman bersama dirinya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Banjarmasin Kompol Christian Rony Sik melalui Kant II Ipda Andri Hutagalung mengatakan, pengerebekan tersebut atas informasi masyarakat jika di kamar hotel itu sedang ada orang yang menggelar pesta narkoba.

Petugaspun langsung menuju lokasi. Setelah beberapa kamar hotel dilakukan pemeriksaan, akhirnya petugas memeriksa kamar tersebut dan empat orang yang ada di kamar itu sedang duduk mengintari alat hisap tersebut.

“Ada warga yang memberitahu, makanya petugas langsung menuju lokasi. Mereka baru saja menikmati sabu tersebut, karena alat hisapnya masih lengkap,” katanya.

Keempat tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang psikotropika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s