SPBU Sungai Lumbah Meledak

Posted: January 9, 2011 in Berita

– Terbakar Saat Isi Bensin ke Mobil

– Pompa pengisian pun meleleh

BANJARMASIN, BPOST-Peristiwa kebakaran menimpa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Trans Kalimantan Km12 Desa Sungai Lumbah Batola, Rabu (29/12) pukul 12.00 Wita.

Peristiwa yang menghebohkan masyarakat itu terjadi, saat petugas SPBU mengisi premium di salah satu mobil Toyota jenis Avanza yang diduga warna hitam di pompa pengisian jalur dua dari tiga pompa pengisian.

Api yang belum diketahui asalnya itu tiba-tiba muncul dan langsung membakar mobil yang tengah diisi premium tersebut. Bahkan dengan cepat, kobaran api langsung menyambar ke pompa pengisian hingga meleleh.

Upaya petugas untuk menjinakan kobaran api, baik dengan menyemprotkan tabung portable dan menaburkan pasir tidak membuahkan hasil.

Api terus berkobar dan menimbulkan suara ledakan. Bahkan amukan si jago merah itu membuat beberapa pompa pengisian leleh. Termasuk, atap SPBU yang terbuat dari almunium pun ikut meleleh.

Bahkan mobil Avanza yang saat mengisi bahan bakar tidak bisa diselamatkan. Mobil yang plat nomornya “hilang” itu tinggal rangkanya saja.

Empat bannya dan seluruh bagian isi mobil seperti tape dan kursinya meleleh. Bahkan warnanya pun sudah tidak bisa dikenali. Karena hangus dilalap si jago merah.

Barisan pemadam kebakaran pun berdatangan. Dalam waktu sekitar 30 menit, kobaran api baru bisa dilumpuhkan ratusan anggota BPK yang datang dari berbagai penjuru. Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Sejumlah petugas SPBU dan warga yang sedang mengisi bahan bakar, mengalami luka bakar dan luka berdarah yang diduga karena kejatuhan atap.

Informasi yang berhasil dihimpun BPost, petugas SPBU yang mengalami luka diantaranya Suranto (26). Dia mengalami luka di bagian kepala, karena kejatuhan atap tempat dia bekerja. Kemudian, Kasyifudin mengalami luka bakar di wajah dan Junaidi (30) yang mengalami luka di tangan saat berusaha mendorong tabung portable untuk memadamkan api.

Sedangkan warga yang mengalami luka adalah Kacong. Dia yang mengendarai mobil Avanza naas tersebut, dengan luka bakar di bagian wajah. Mereka langsung dilarikan ke salah satu ruangan di sekitar SPBU tersebut.

Setelah api berhasil dipadamkan, para petugas SPBU memilih pulang. Sambil melepas seragamnya warna merah, mereka ngeloyor meninggalkan tempat mereka bekerja sambil bungkam saat dimintai komentar para wartawan.

“Tidak tau mas, namanya juga musibah. Kami ini hanya bekerja,” cetus salah seorang petugas SPBU.

Saat kebakaran, banyak pengendara yang antri untuk mendapatkan bahan bakar. Begitu melihat kobaran api, warga langsung berlarian sambil mendorong kendaraannya masing-masing untuk menyelamatkan diri.

“Warga yang antri banyak sekali. Karena muncul api, kami langsung lari sambil mendorong kendaraan,” ujar Syamsudin, salah seorang warga.

Setelah api dipastikan padam, petugas Kepolisian Polsek Brangas dan Polres Batola memasangi garis polisi untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut.

Kapolsek Brangas AKP Ade Guruh mengatakan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan informasi dan keterangan terkait kebakaran tersebut. Hingga pukul 18.00 Wita, pihaknya sudah memeriksa dua orang petugas SPBU tersebut.

“Kami belum bisa mengambil kesimpulan, petugas masih mengumpulkan informasi dan data. Termasuk meminta keterangan petugas,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemeriksaan selanjutnya baik petugas SPBU maupun pemilik serta saksi-saksi lainnya, bakal dilakukan di Polres Batola.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s