Tak Menyinggung Rekomendasi Rudy

Posted: January 9, 2011 in Berita

– Polresta periksa 2 saksi

– Terkait penahanan gula rafinasi

BANJARMASIN, BPOST-Polresta Banjarmasin bekerja keras melengkapi berkas penyidikan Dirut PT Makasar Te’ne Abuan, sebagai tersangka kasus pengiriman gula rafinasi tanpa dokumen.

Sebagai pelengkap, Jumat (17/12) kemarin petugas memeriksa dua saksi adecharge (saksi meringankan) yang diajukan tersangka. Yakni dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kalsel yang dihadiri Plt Kadisperindag Ahsan Huzaimah dan Kabid Sarana Pereokoniam Biro ekonomi pemprov Kalsel, Syamsir Rahman.

Keduanya menjalani pemeriksaan di tempat terpisah. Ahzan Huzaimah yang didampingi Kabid Perdagangan dalam Negeri Indah, dimintai keterangan di ruang unit IV Sat Reskrim Polresta Banjarmasin. Sedangkan, Syamsir Rahman menjalani pemeriksaan di ruang unit III yang letaknya bersebelahan dengan ruang unit IV.

Pemeriksaan yang digelar sejak pukul 09.00 Wita itu berlangsung secara tertutup. Syamsir dan Ahsan meninggalkan ruang penyidikan pukul 12.00 Wita dengan alasan hendak menunaikan salat Jumat.

Ditemui usai pemeriksaan, Syamsir mengatakan penyidik hanya menanyakan seputar pengiriman gula rafinasi itu saja. Bahkan tidak menyinggung persoalan rekomendasi gubernur Rudy Ariffin yang menjadi dasar permintaan kiriman gula tersebut.

“Tidak mempertanyakan rekomendasi pak gubernur, yang banyak ditanyakan ya seputar pengiriman gula saja,” ujarnya sambil bergegas menuju mobil.

Bahkan dirinya pun lupa, berapa banyak pertanyaan yang dilontarkan kepadanya. Namun, semua pertanyaan itu seputar terjadinya pengiriman gula tersebut.

“Di Kalsel kan tidak ada petani tebu, jadi untuk memenuhi keperluan gula otomatis harus mendatangkan,” tandasnya.

Usai menjalankan salat Jumat, yang kembali ke Mapolresta Banjarmasin hanya Ahsan Huzaimah saja untuk melanjutkan pemeriksaan. Sedangkan Syamsir Rahman, tidak kembali ke Mapolresta dengan alasan pemeriksaan sudah dianggap cukup.

Hingga pukul 17.00 Wita, pemeriksaan terhadap Ahzan belum rampung. Namun saat dirinya izin keluar ruangan untuk salat Ashar, enggan memberikan keterangan terkait pemeriksaan tersebut.

Dirinya juga meminta para wartawan yang mengerubungi, untuk menanyakan langsung kepada penyidik. Karena dia hanya menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan penyidik.

“Saya no comment, silakan tanya langsung ke Polisi. Saya kesini hanya memenuhi panggilan saja,” kilahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Suhasto mengatakan, pemeriksaan terhadap dua saksi itu atas permintaan tersangka. Sesuai hukum acara, penyidik harus memenuhi permintaan tersebut.

“Itu kan saksi yang diharapkan bisa meringankan tersangka. Karena diatur dalam KUHAP, ya kita ikuti dengan memanggil dua saksi itu,” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dengan pemeriksaan itu untuk mempercepat proses pelimpahan berkas perkara tersebut ke kejaksaan. Dengan harapan, bisa dengan cepat menyelesaikan persoalan tersebut.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s