Telisik Dugaan Korupsi Disdik

Posted: January 9, 2011 in Berita

– Berkedok pembuatan kartu siswa

BANJARMASIN, BPOST-Kado menjelang peringatan hari anti korupsi sedunia 9 Disember nanti, Reskrim Polresta Banjarmasin meningkatkan status pengusutan dugaan korupsi di lingkungan dinas pendidikan kota Banjarmasin dari penyelidikan ke penyidikan, Minggu (5/12).

Kasus yang diduga menimbulkan kerugian keuangan negara puluhan juta rupiah itu, berkedok pembuatan kartu pelajar bagi siswa tahun 2008 yang menyeret mantan kuasa pengguna anggaran (KPA) di Disdik tersebut.

“Hasil penyelidikannya sudah kami tingkatkan, setelah penyidik menggelar perkara di depan para penyidik dari reskrim,” ujar Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Suhasto.

Peningkatan status tersebut sangat mengejutkan. Karena selama ini jajaran unit Tipikor Polresta Banjarmasin, terkesan silent dalam pengusutan kasus tersebut.

Lebih lanjut Suhasto menjelaskan, peningkatan status tersebut berdasarkan gelar perkara dan penyidik berkesimpulan adanya dugaan kerugian keuangan negara dalam kasus tersebut.

Hanya saja, pihaknya belum berani menyebut angka pastinya. Karena saat ini masih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menentukan besaran kerugian kasus itu.

“Kepastian besaran kerugian negara masih menunggu hasil audit BPKP dulu,” terangnya.

Disinggung modus yang dilakukan, menurutnya dengan cara membagi nominal proyek tersebut untuk menghindari proses lelang. Sehingga KPA langsung melakukan penunjukan perusahaan yang mengerjakan pembuatan kartu pelajar tersebut.

Padahal, besaran pengadaan barang tersebut mensyaratkan dengan cara lelang. Dengan pemecahan itu, sehingga panitia ada alasan untuk melakuan penunjukan langsung yang syarat dengan nepotisme dan korupsi tersebut.

Dijadwalkan, mulai Senin (6/12) hari ini jajaran penyidik bakal memintai keterangan sejumlah pegawai dari dinas pendidikan kota Banjarmasin untuk mendukung dan mendalami kasus tersebut.

Sayangnya, dia enggan menyebut pegawai yang bakal dipanggil tersebut. Hanya saja, kapasitas mereka masih saksi dalam penyidikan yang sangat terbuka menjadi tersangka.

“Selama ini masih saksi penyelidikan, tapi mulai besok (hari ini,Red) sudah menjadi penyidikan. Tidak menutup kemungkinan bakal menjadi tersangka,” andas Suhasto.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s