Uang Saku Digunakan Judi

Posted: January 9, 2011 in Berita

– Siswa SMK NU ditangkap main judi

BANJARMASIN, BPOST-Niat Ir (17), warga Jalan Tembus Mantuil Gang Dara nomor G4 untuk mengumpulkan uang saku pemberian orangtuanya patut dicontoh. Sayangnya, hasil pengumpulan uang jajan tersebut disalahgunakan untuk main judi domino.

Saat asyik main judi kartu di perumahan karyawan Balimas, Rabu (5/1) pukul 22.30 Wita, siswa SMK NU Banjarmasin bersama dua rekannya Joko Slamet (19) dan Jumari (20) warga Jalan Tembus Mantuil digerebek jajaran Jatanras Polresta Banjarmasin.

Selain mengamankan tiga pemuda tersebut, penggerebekan yang dipimpin langsung Kanit Jatanras Aiptu Ganef Brigandono juga menemuk satu bungkus kartu judi domino dan uang sebesar Rp 55 ribu yang diduga hasil perjudian tersebut.

Dalam pengakuan Irmawan, dirinya main judi tersebut berawal dari rasa iseng. Apalagi saat itu tidak ada aktifitas dan diajak kedua temannya itu untuk bermain judi.

Terpaksa dia menggunakan uang jajan pemberian orangtua yang setiap hari disisihkan untuk memenuhi keperluan sehari-hari seperti membeli vaucher handphone.

“Entah kenapa, pas diajak itu saya mau saja. Padahal, mengumpulkan uangnya susah banget,” keluhnya.

Dirinya main judi tersebut sudah tiga kali di tempat yang sama. Bahkan selama tiga kali main judi tersebut, dirinya selalu kalah dan pulang dengan tangan kosong.

Senada dikatakan Joko Slamet. Pria yang sehari-hari sebagai buruh bangunan itu baru memasang taruhan saat petugas melakukan penggerebekan.

Sedangkan uang taruhan pun hanya sebesar Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu. Mengingat, perjudian itu dilakukan hanya sebatas iseng saja untuk mengisi waktu kosong.

“Taruhannya juga tidak besar, cukup Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu,” cetusnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Suhasto Sik melalui Kanit Jatanras, Aiptu Ganef Brigandono mengatakan, penggerebekan tersebut dilakukan atas informasi masyarakat jika di bangunan tersebut sering digunakan untuk main judi.

Saat itu petugas yang melakukan operasi mencoba menyambangi bangunan yang digunakan untuk peristirahatan karyawan pabrik karet itu.

“Pas kami datang pintu ruangan itu tidak ditutup, ada mereka bertiga yang lagi asyik main judi kartu. Teryata ada uangnya dikelilingi mereka bertiga itu,” katanya.

Kemudian, ketiganya langsung dibawa ke Mapolresta Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan. Ketiganya diancam dengan pasal 303 kitab undang hukum pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s