Pelaku Penjambretan Diamuk Warga

Posted: January 11, 2011 in Berita

– Tertangkap saat berhenti kecing

BANJARMASIN, BPOST-Mohammad Nur M (15), memang masih anak-anak. Namun, untuk urusan tindak kejahatan penjambretan, bocah yang tinggal di Jalan Sutoyo S Gang Suryanata ini cukup lihai. Selama 6 kali melakukan penjambretan dia selalu berhasil.

Sayangnya, Kamis (4/11) pukul 16.30 Wita usaha menjambret seorang perempuan bernama Siti Hanah (32) gagal. Apesnya lagi, dia bersama rekannya Doni Saputra (19) menjadi sasaran amukan warga Jalan Manggis Banjarmasin hingga kendaraan jenis Spin bernopol DA 6143 PH warna putih hancur.

Untungnya, tidak lama menjadi pelampiasan amarah warga jajaran Resmob Polresta Banjarmasin datang ke lokasi. Kedua bocah itu langusng diamankan petugas ke Mapolresta Banjarmasin untuk dimintai keterangan.

Sambil meringis menahan sakit, Mohammad Nur M mengatakan, saat itu dirinya bersama rekannya Doni Saputra melintas di Jalan Gatot Subroto. Dia sengaja menguntit korban yang saat itu searah dengannya.

Namun, begitu sampai di depan warung Soto Surabaya korban Siti Hanah hendak berhenti. Belum smepat berhenti, dompet yang digantung di stir kendaraan langsung ditarik paksa dan dengan seketika menancap gas kendaraan ke arah Jalan Veteran tembus Jalan Manggis.

Merasa aman dari kejaran korban, dirinya berhenti di sebuah gang di Jalan Manggis tersebut untuk buang air kecil. Sedangkan Doni Saputra, berusaha membuka dompet hasil kejahatannya itu.

“Pas saya kencing itu, ternyata ibu yang punya dompet sudah ada di dekat saya. Dia langusng teriak dan warga datang semuanya,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kejahatan tersebut yang ketuju kalinya dilakukan. Termasuk tiga kali melakukan penjambretan di wilayah kota Banjarbaru.

Dengan kompak, keduanya mengaku melakukan perbuatan tersebut untuk membayar uang sewa rumah. Karena orangtua dia tidak bekerja, sehingga hanya mengharapkan darinya yang setiap hari ngamen di kawasan Jalan jafri Zam-zam.

“Saya juga untuk bayar sewa rumah. Karena sudah tidak tinggal lagi bersama orangtua,” cetus Doni yang baru 3 bulan menikah.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Afner Juwono mengatakan, keduanya ditangkap warga saat dikejar korban. Karena menjadi sasaran amukan warga, sehingga langsung diamankan petugas.

“Dia dikejar korban dan diteriaki maling, makanya warga langsung datang dan memukulinya,” ujarnya.

Saat ini keduanya masih dalam pemeriksaan petugas. Mengingat usianya yang masih anak-anak, sehingga petugas perlu hati-hati dan pendampingan penanganan kasus itu.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s