Bingung Biaya Persalinan, Nekad Menjambret

Posted: January 16, 2011 in Berita

– Sehari 3 kali menjambret

BANJARMASIN-Bayang-bayang mahalnya biaya persalinan, membuat Herman alias Anang (20) nekad menjambret. Mengingat usia kandungan istrinya sudah cukup tua, dan saat ini menunggu detik-detik kelahiran buah hatinya.

Meski sebagai pemula, dalam sehari warga Puntik Batola itu mampu melumpuhkan tiga korbannya yang semua merupakan kaum hawa.   Sayangnya, belum sempat menikmati hasil kejahatannya itu dia keburu ditangkap jajaran reserse mobil (Resmob) Polresta Banjarmasin di kawasan Sultan Adam dekat SMAN 5 Banjarmasin, Minggu (3/10) pukul 02.00 Wita.

Saat itu, dirinya baru saja melumpuhkan seorang perempuan yang melintas di Jalan Cempaka samping eks kantor Bank Panin dengan menarik tas yang ada di bahu korban.

Kebetulan, saat itu jajaran Resmob sedang patroli. Mendengar teriakan korban, petugas langsung melakukan pengejaran hingga berhasil diamankan di kawasan Sultan Adam itu.

“Saya tidak tau kalau diikuti Polisi. Makanya pas berhenti mau sembunyi, ternyata yang ada di belakang saya adalah Polisi,” katanya.

Dirinya nekad melakukan aksi kejahatan tersebut karena tidak ada pekerjaan lagi. Sementara gambaran keperluan dan biaya persalinan anak pertama hasil perkawinan sudah menghadang di depan mata.

Sudah beberapa bulan ini, tidak ada orang yang menyuruh menumbuk galam sebagai profesi utamanya. Sehingga, kalut untuk mencukupi keperluan persalinan itu.

“Tau saja kan sekarang ini sepi orang membangun rumah. Padahal yang saya harapkan dari upah menumbuk galam,” tukasnya.

Saat itu dirinya sudah menjambret seorang gadis yang melintas di Jalan Belitung. Dari upayanya itu, dia berhasil merebut dompet dan HP yang ditaruh di ranjang kendaraan Mio.

Berselang 4 jam, dia kembali beraksi dengan sasaran warga yang melintas di Jalan Teluk Dalam dan kemudian, kembali beraksi di Jalan Cempaka hingga akhirnya dirinya berhasil diringkus.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Suhasto Sik melalui Kanit Resmob Ipda Sakun mengatakan, jajaranya melakukan pengejaran karena melihat korban yang mengejar tersangka sambil teriak minta tolong.

Tak ayal, aksi kejar-kejaran bak film heroik tidak bisa dielakan lagi. Akhirnya, petugas berhasil menangkap pelaku yang mengendarai kendaraan Thunder warna biru bernopol DA 5773 MB di Sultan Adam.

“Saat ditangkap sempat melawan dengan memukul anggota. Namun, berhasil diringkus dan dibawa ke Mapolresta untuk dimintai keterangan,” tegasnya.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s