Demonstran Sandra Mobil Plat Merah

Posted: January 16, 2011 in Berita

– Peringatan setahun pemerintahan SBY-Boediono

– Bagikan mawar hitam

BANJARMASIN-Aksi unjuk rasa memperingati setahun pemerintahan duet SBY-Boediono, tidak hanya terjadi di ibukota saja. Di Banjarmasin, sekitar 70 orang gabungan aktivis kemahasiswaan dan LSM juga ikut turun ke jalan. Mereka mengkritik kepemimpinan tersebut yang dianggap gagal membawa kemajuan bangsa ini.

Para demonstran yang mengawali aksinya di kantor DPD KNPI Kalsel itu, selain menggelar orasi tentang ‘rapot merah’ SBY-Boediono di bundaran Hotel Arum, para demonstran juga melakukan sweeping terhadap mobil dinas yang melintas di kawasan Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Apesnya, saat itu sedang melintas mobil warna hitam metalic bernopol DA 715 AD yang menjadi sasarannya. Dengan spontan, mobil yang dtumpangi Kepala dinas pendidikan kota Banjarmasin, Nor Ipansyah itu ‘disandera’ para demonstran.

Melihat aksi nekad itu, Nor Ipansyah langsung bergegas keluar dan meninggalkan mobil tersebut. Untungnya, ratusan petugas Kepolisian yang sejak pagi berjaga-jaga di kawasan itu langsung mengamankan mobil tersebut agar tidak sampai terjadi tindakan anarkhis.

“Ini sebagai bentu pemborosan dan pemicu kesengsaraan masyarakat. Uang negara dan uang rakyat hanya dihambur-hambur untuk fasilitas yang tidak jelas,” teriak salah seorang demonstran.

Aksi serupa juga terjadi di depan kantor LPP RRI Banjarmasin. Tiba-tiba demonstran yang menggelar orasi, merangsek ke badan Jalan A Yani Km2 Banjarmasin. Mereka langsung menghentikan mobil plat merah bernopol DA 245 R yang kebetulan melintas di kawasan tersebut.

Melihat aksi nekad para demonstran tersebut, akhirnya Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, AKP I Kade Utama Sik memerintahkan jajarannya untuk melarang semua mobil plat merah masuk tengah kota. Dengan harapan tidak menimbulkan aksi anarkhis.

Setelah puas menggelar orasi, dengan pengawalan ketat petugas Kepolisian, para demonstran melanjutkan perjalanan menuju kantor TVRI Kalimantan Selatan yang berada di Jalan A Yani Km6 Banjarmasin.

Selain menggelar orasi secara bergantian, para aktivis juga membagikan selebaran kepada para pengguna jalan yang berisi penilaian terhadap pemerintahan SBY-Boediono selama setahun ini.

Menurut para demonstran, di berbagai bidang seperti ekonomi, hukum, politik, sosial dan pendidikan tidak ada perubahan yang signifikan. Bahkan cenderung terjadi penurunan, sehingga taraf hidup masyarakat Indonesia kian memburuk.

Bahkan mereka juga membagikan mawar hitam kepada masyarakat yang melintas di jalan tersebut, sebagai bentuk keprihatinan atas buruklnya kinerja pemerintah.

Aksi tersebut berakhir pukul 12.00 Wita. Setelah selesai berorasi di halaman kantor TVRI Kalsel, para demonstran langsung kembali ke lokasi awal di kantor DPD KNPI Kalsel.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s