Kapolresta Perintahkan Pengusutan

Posted: January 16, 2011 in Berita

– Terkait oknum URC yang mencoba memeras

BANJARMASIN, BPOST-Berita dugaan upaya percobaan pemerasan yang dilakukan oknum unit reaksi cepat (URC) Polresta Banjarmasin, terhadap seorang warga yang akhirnya meninggal dunia sangat memukul Kapolresta Banjarmasin, Komisaris Besar Polisi Hilman Thayieb.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun BPost, pria yang baru dua bulan menjabat Kapolresta Banjarmasin itu berang. Menurut informasi, dia langsung menghubungi dan memerintahkan Kanit P3D, Ajun Komisaris Polisi Sudirman untuk melakukan pengusutan.

Bahkan, salah satu koran harian di Kalsel yang memuat berita dugaan kenakalan yang dilakukan anak buahnya itu berada di mobil dinasnya Toyota Rush warna hitam metalic yang terpakir di pelataran Mapolresta Banjarmasin tersebut.

“Komandan pagi-pagi sudah membaca berita itu, makanya langsung menanggapi berita itu untuk melakukan pengusutan,” ujar salah seorang sumber.

Sementara itu, Kanit P3D Polresta Banjarmasin, AKP Sudirman saat ditemui di ruang kerjanya tidak ada. Menurut salah seorang stafnya, dia sedang menghadap orang nomor satu di lingkungan Polresta Banjarmasin itu.

Ditemui di ruang lobby, Sudirman mengaku menghadap Kapolresta untuk menindaklanjuti berita yang menyebut oknum URC yang terlibat dalam dugaan percobaan pemerasan itu.

“Ya ini dalam rangka berita kamu itu, makanya menjelaskan kepada pimpinan. Karena sejak pagi sudah memerintahkan untuk segera melakukan pengusutan,” terangnya.

Ditanya soal nama-nama oknum yang melakukan kenakalan tersebut, dirinya sudah mengantonginya. Namun, masih melakukan penyelidikan terlebih dahulu agar keputusan yang diambil nantinya tidak salah.

Bahkan dirinya berjanji bakal menjatuhi sanksi tegas kepada mereka yang benar-benar terlibat dalam upaya percobaan pemerasan itu. Mulai sanksi pidana hingga sanksi disiplin.

Ditanya batas waktu pengusutan dan pengumpulan keterangan tersebut, menurutnya secepatnya. Karena saat ini, jajarannya sudah bergerak mengumpulkan keterangan dari korban.

“Ya ditunggu saja, karena petugas sudah mulai bergerak. Kami tidak ingin buru-buru mengambil kesimpulan. Yang jelas, kalau anggota terbukti bersalah akan ditindak sesuai aturan. Kalau masuk pidana ya dikirim ke reskrim,” tegasnya.***

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s