Lambaikan Tangan Sebelum Masuk Rutan

Posted: January 16, 2011 in Berita

– Pasutri tertangkap jualan sabu

BANJARMASIN, BPOST-Kesedihan menghiasi wajah Sugianor alias Nanang Babon (41). Dia yang mengenakan kaos tahanan warna orange terus melambaikan tangan ke arah anaknya, sebelum dijebloskan ke rumah tahanan Polresta Banjarmasin.

Begitu juga istrinya, Misnawati (36). Ibu empat anak itu, terus menundukkan kepala saat digiring jajaran Sat Narkoba Polresta Banjarmasin menuju rumah tahanan yang berjarak sekitar 20 meter itu.

Pasangan suami istri (Pasutri) yang tinggal di Jalan AES Nasution Gang V RT27 RW09 Kampung Gadang Banjarmasin itu, berhasil ditangkapjajaran unit II Sat Narkoba Polresta Banjarmasin di rumahnya karena menjual sabu, Sabtu (9/10) pukul 22.15 Wita.

Saat petugas melakukan penggerebekan, pria yang tangannya dipenuhi dnegan hiasan tato itu sempat berusaha melarikan diri dengan meloncat jendela. Sayangnya, upayanya itu tidak membuahkan hasil lantaran rumahnya sudah keburu dikepung petugas.

Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan satu paket sabu, seperangkat alat isap serta uang pecahan Rp 250 ribu yang diduga hasil penjualan barang haram tersebut.

Menurut Nanang, pekerjaan sebagai pengedar sabu itu dilakukan untuk sampingan dari profesinya sebagai tukang memancing ikan. Terbukti masih beberapa hari menjalankan aktifitas tersebut, cukup mendapatkan uang yang lumayan.

“Kalau pekerjaan saya sehari-hari ya maunjun. Makanya ada kawan yang menawari mengedarkan barang, ya mau saja untuk menambah penghasilan,” katanya.

Bahkan, dirinya tidak segan-segan meminta istrinya untuk melayani semua orang yang membeli barang haram itu. Termasuk sebelum penggerebekan tersebut.

“Saya yang mencari pembeli, dan bini yang menjuali barang itu di rumah,” tandasnya.

Sementara itu, Kanit II Ipda Andri Hutagalung mengatakan, tersangka merupakan target operasi jajarannya. Karena, keduanya merupakan pengedar sabu di wilayah kota Banjarmasin yang cukup dikenal sejumlah pemakai.

Sebelum penggerebekan, jajarannya mendapatkan informasi kalau di rumah tersangka sedang terjadi transaksi sabu. Sehingga petugas langsung menuju ke lokasi, dan saat itu Misnawati sedang menunggu pembeli.

“Pas petugas datang ternyata benar, ada barang satu paket yang siap diambil yang memegang istri tersangka,” katanya.

Mendengar petugas melakukan penggeledahan, Sugianor yang saat itu sedang tidur berusaha kabur dengan meloncat jendela. Namun, petugas berhasil menangkapnya.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang pesikotropika.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s