Mahasiswi Digrebek Saat di Hotel

Posted: January 16, 2011 in Berita

– Geloyoran sepulang dari diskotik

BANJARMASIN, BPOST-Keceriaan Respi Indayani (19), setelah menikmati dentuman house music di diskotik Banjarmasin berubah menegangkan. Bersama empat rekannya, Echa Nauri (19), Anggi Rachmidani (19), Devi Adhitiya (18) dan Nurul Hidayah (19), disergap jajaran Sat Narkoba Polresta Banjarmasin di Hotel Kharisma Banjarmasinusai Dugem, Minggu (24/10) dinihari.

Kecurigaan petugas yang sedang razia penyakit masyarakat (Pekat) terhadap lima mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Banjarmasin

itu, berawal saat melihat langkah para kaum intelektual itu geloyoran saat berada di otel tersebut.

Bahkan, salah satu diantara lima mahasiswi itu terlihat atraktif. Dia terus bergoyang sambil menggeleng-gelengkan kepala saat disuruh petugas menunjukan kamar yang telah dibookingnya itu.

Setelah dilakukan pemeriksaan di kamar tersebut, petugas tidak menemukan narkoba. Kemudian kelima mahasiswi itu, langsung dibawa ke Mapolresta Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan dan tes urine untuk mengetahui dugaan penggunaan zat berbahaya.

Mereka terus menyembunyikan menggunakan jaket. Kelimanya berusaha menghindari sorot kamera wartawan yang menemuinya di ruang penyidikan Sat Narkoba Polresta Banjarmasin.

Bahkan saat mau meminta keterangan, kelimanya mengunci ruang penyidikan tersebut. Sehingga para wartawan maupun petugas tidak bisa masuk dan harus menunggu sekitar 2 jam.

Mereka mengaku ketakutan perbuatannya itu diketahui pihak kampus maupun orangtuanya yang ada di kampung. Karena, izin mereka selama ini kuliah dan selalu berada di kost untuk belajar.

“Kami punya privasi, tolong jangan tanya yang macam-macam. Kasihan orangtua kami di rumah,” kilahnya dengan nada tinggi.

Dalam pengakuannya, mereka masih pertama berkunjung ke tempat hiburan malam (THM) tersebut. Apalagi saat itu akhir pekan dan berada di kost, sehingga mereka ingin merasakan hingar bingarnya Diskotik tersebut.

Berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan petugas, kelima mahasiswa itu positif mengandung zat berbahaya. Sayangnya, saat dilakukan penggeledahan di kamar hotel tersebut tidak ditemukan barang-barang terlarang.

Setelah semalam berada di Mapolresta Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan, kelima mahasiswi tersebut diperbolehkan meninggalkan kantor Sat Narkoba untuk kembali ke rumahnya masing-masing.

Sementara Kasat Narkoba polresta Banjarmasin, Kompol Christian Rony melalui Kanit I Iptu Hady Saputra Siagian mengatakan, diamankannya lima mahasiswi itu saat menggelar operasi Pekat dengan sasaran sejumlah hotel yang dicurigai kerap untuk pesta sabu maupun kegiatan terlarang lainnya.

Saat berada di hotel tersebut, melihat mahasiswi yang baru datang dari Diskotik. Karena gerak-geriknya mencurigakan, sehingga diamankan. Ternyata sebagian temannya ada dalam kamar tersebut.

“Dia berjalan saja geloyoran dan goyang terus. Makanya kita curiga, dan diminta untuk menunjukan kamar yang telah dibooking untuk dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Lantaran tidak ditemukan barang-barang terlarang khususnya narkoba, kelima mahasiswa tersebut setelah menjalani pemeriksaan penyidik langsung diperbolehkan pulang.

“Meski hasil tes urine positif kalau tidak ada barang bukti ya tetap tidak bisa dilanjutkan pemeriksaannya,” terangnya.

Diharapkan para orangtua juga untuk meningkatkan pengawasan terhadap anaknya yang berada di luar kota khususnya untuk tujuan sekolah. Karena pergaulan dengan rekannya, dia bisa mencoba untuk merasakan tempat hiburan sekaligus mencoba mengkonsumsi obat-obatan terlarang.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s