Urine Dua Oknum Polisi Positif

Posted: January 16, 2011 in Berita

– Oknum Dit Polair dan Lantas Polres Tanbu

– Dikembalikan ke Kesatuannya

BANJARMASIN-Hasil tes urine terhadap dua oknum Kepolisian, Bripka Har dan Briptu Hen yang diamankan jajaran Sat Narkoba Polresta Banjarmasin dari penginapan Tokyo, Minggu (17/10) pagi positif mengandung metavitan. Yakni zat yang terkandung dalam psikotropika.

Hanya saja, oknum Kepolisian yang bertugas di Dit Polairud Polda Kalsel dan Sat Lantas Polres Tanahbumbu itu telah keluar dari kantor Sat Narkoba. Keduanya dikembalikan ke kesatuannya masing-masing melalui Dit Propam Polda Kalsel.

“Keduanya tidak bisa diproses secara hukum. Namun, sanksi disiplin Polri tetap berjalan. Makanya sudah diserahkan ke Propam untuk dikembalikan ke kesatuan masing-masing guna diproses,” ujar Kasat Narkoba Polresta Banjarmasin, Kompol Christian Ronny.

Lebih lanjut dia menjelaskan, karena dalam penggerebekan yang dilakukan jajarannya, tidak menemukan barang bukti narkoba baik ineks maupun sabu. Sehingg meski hasil tes urine positif, yang bersangkutan tidak bisa diajukan ke pengadilan karena bukti pendukungnya lemah dan minim.

Kedua oknum Kepolisian tersebut berhasil diamankan jajaran Sat Narkoba Polresta Banjarmasin yang melakukan giat rutin dari sebuah kamar di penginapan Tokyo di Jalan Kolonel Sugiono Banjarmasin teman perempuan.

Bripka Har, digrebek di kamar 337 penginapan tersebut bersama teman perempuannya bernama Atika Dewi alias Atik (32), warga Anjir Serapat Timur Km13,5 RT14 nomor 6 Anjir Serapat Kapuas.

Selain mengamankan kedua insan berlainan jenis itu, petugas juga menemukan bekas botol air mineral yang tutupnya dilubangi dua sedotan dan sebuah potongan pipet kaca.

Masih di lokasi yang sama tepatnya di kamar 336, petugas mengamankan Briptu Hen (27). Sayangnya, saat kamar tersebut digrebek teman perempuannya memilih kabur dengan cara meloncat.

Selain menggrebek kedua oknum Polisi yang sedang ngamar, petugas juga menggrebek kamar 351. Penghuni kamar tersebut, H Hadi (34) warga Gambut Jalan A Yani Km13 Banjarmasin bersama teman perempuan, bernama Mulia alias Lia (21) warga Jahri Saleh RT12 Surgi Mufti.

Dalam kamar tersebut, petugas menemukan ekstasi warna hijau dalam kondisi hancur. Meksi begitu tetap diamankan sebagai barang bukti untuk persidangan.

“Ini saja yang kita tetap sebagai tersangka. Sedangkan kedua perempuan itu sebagai saksi,” tegas Christian.

Dalam pengakuan H Hadi yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir truk pengangkut kayu itu, dirinya membawa barang haram tersebut untuk ditelannya.

“Ya saya pakai sendiri biar kuat. Soalnya teman-teman biasanya seperti itu bisa kuat,” katanya sambil menutup wajahnya menggunakan jaket.

Termasuk dengan teman perempuan itu, kenalnya saat di parkiran Grand Diskotik Banjarmasin. Dia mengajaknya ke penginapan untuk istirahat bersama.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s