2011 Terminal Bakal Dipisahkan Dulu

Posted: January 18, 2011 in Berita

– Terkait pengembangan Bandara Syamsudin Noor

BANJARMASIN-Rencana pemprov Kalimantan Selatan melakukan pengembangan Bandara Syamsudin Noor makin mendekati kenyataan. Awal 2011 nanti, sudah dilakukan pemisahan antara terminal kedatangan dengan pemberangkatan penumpang.

Pemisahan itu yang paling utama. Karena, kemacetan yang terjadi sekarang ini karena antara bangunan keberangkatan dengan kedatangan sangat mepet dan sempit. Sehingga menjadi penumpukan calon penumpang.

“Yang utama pemisahan terminal dulu, biar tidak terlalu macet dan menumpuk,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Gusti Perdana Kesuma.

Lebih lanjut, dia yang didampingi ketua DPRD Kalsel Nasib Alamsyah itu menjelaskan, pengembangan itu dilakukan karena semakin tingginya jumlah penumpang.

Sedangkan pengembangan terminal keberangkatan nanti kearah sebelah timur. Sehingga bakal ada jarak yang cukup jauh antara terminal kedatangan dengan keberangkatan. Diharapkan, tidak menjadi penumpukan calon penumpang baik yang datang maupun yang hendak bepergian.

“Ke arah timur nanti, meski tidak jauh tapi dipastikan bisa mengurangi penumpukan,” tandasnya.

Sedangkan pengembangan bandara secara keseluruhan seluas antara 25 hingga 40 ribu meter, juga langsung dimulai. Dan ditargetkan selesai sebelum tahun 2014 seperti yang ditargetkan pemerintah.

Bahkan pemerintah bersama dengan pihak Angkasa Pura, juga bakal melakukan pembebasan lahan untuk pengembangan tersebut. salah satu yang menjadi sasaran adalah perumahan Angkasa Pura yang bakal digusur.

Hal senada dikatakan Gubernur Rudy Ariffin. Dalam bulan ini, pihaknya melakukan pertemuan bersama Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Angkasa Pura dan pemko Banjarbaru yang tergabung dalam tim pengembangan Bandara Syamsudin Noor.

Menurutnya, pertemuan tersebut bakal menindaklanjuti kegiatan sebelumnya terkait pengembangan bandara. Mulai sharing anggaran pembangunan hingga mematangkan tahapan perencanaan.

“Rencana pengembangan sudah matang. Cuma setelah lebaran ini akan pertemuan lagi, sebagai tindak lanjut saja,” katanya.

Pengembangan bandara tersebut merupakan keharusan. Termasuk rencana memperpanjang runway menjadi 3.000 meter, agar memenuhi standart bandara Internasional.

Karena selama ini, bandara Syamsudin Noor juga menjadi tumpuan provinsi tetangga khususnya dalam pemberangkatan jemaah calon haji. Dengan bandara yang representatif, diharapkan bisa menunjang aktifitas tersebut.

“Termasuk kegiatan dunia usaha dan bisnis di daerah ini. Karena Kalsel sangat startegis, baik ke Jakarta, Surabaya maupun ke Kaltim,” tandasnya.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s