“Justru Aggrek Meratus Dimiliki Orang Luar”

Posted: January 18, 2011 in Budaya

– Punahnya Anggrek Species Kalsel

BANJARMASIN-Keelokan anggrek asli Kalimantan Selatan mulai punah. Dari sekitar 1.000 jenis anggrek, saat ini yang bisa ditemukan hanya sekitar 125 jenis saja. Ironisnya, beberapa jenis atau species anggrek asli banua kini justru ‘dikuasai’ orang asing.

Hal itu diungkapkan Ketua Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kalsel, Hj Aida Muslimah Rosehan di sela-sela buka bersama komunitas peduli lingkungan. Menurutnya, kelangkaan tersebut selain adanya perambahan juga ekosistem sudah mulai tidak mendukung.

“Anggrek itu kan hidupnya di hutan-hutan, kalau hutannya rusak secara otomatis ikut mati. Selain itu juga banyak yang dijual ke luar oleh penduduk maupun warga lain,” katanya.

Oleh karena itu, imbuh dia, mulai saat ini pihaknya gencar melakukan perlindungan jenis anggrek asli banua dengan melakukan kerjasama dengan balai konservasi sumber daya alam (BKSDA) untuk memproteksi tanaman langka tersebut.

Adapun anggrek yang sudah mulai langka tersebut diantaranya jenis anggrek bulan Pelaihari. Jenis anggrek itu sangat menarik, karena memiliki cabang yang lebih banyak dibandingkan jenis anggrek lainnya.

“Bunganya memang bagus dan tangkainya sekitar 25-50 tangkai, makanya sangat digemari orang dan menjadi sasaran utama kelangkaan,” tandasnya.

Hal senada dikatakan salah satu pengurus PAI Kalsel Yulianto. Dia sempat tercengang ketika ada pameran anggrek se-dunia di Singapura, melihat beberapa jenis anggrek yang merupakan tanaman asli dari kota Banjarmasin.

Lantaran dua species tersebut sudah tidak ditemukan lagi di banua ini, dirinya terpaksa membeli species anggrek itu dari penangkarnya langsung yang merupakan orang asing agar bisa dikembangkan di banua ini.

“Dendrobium Lowii dan dendrobium hepaticum. Dua jenis anggrek ini merupakan tanaman hias asli Banjarmasin beberapa puluh tahun silam. Justru orang asing yang punya dan di Kalsel sudah tidak ditemukan lagi,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, selain itu saat ini juga banyak jenis anggrek yang sudah tidak original lagi. Karena untuk melangsungkan kehidupan jenis tersebut, harus dilakukan penyilangan.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s