Muchlis Gafuri Datangi Meneg ESDM

Posted: January 18, 2011 in Berita

– Terkait tambahan kuota BBM bersubsidi

BANJARMASIN-Angin segar rencana penambahan BBM bersubsidi yang dilontarkan menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, belum bisa menenangkan warga banua. Untuk memastikan tambahan pasokan tersebut, Sekdaprov Kalsel HM Muchlis Gafuri dan Kadistamben Ali Muzani mendatangi kantor menteri ESDM mencari kepastian rencana tersut.

Kedatangan Muchlis Gafuri dan Ali Muzani yang merupakan kordinator masalah BBM di banua ini, diungkapkan Gubernur Rudy Ariffin. Di temui di sela-sela menghadiri perayaan HUT ke-484 pemko Banjarmasin, kepergian Sekdaprov tersebut untuk menanyakan kepastian jawaban atas surat yang dilayakan pihaknya 16 September lalu.

“Jawaban kepastian tambahan pasokan BBM ya masih ditanyakan pak Sekda hari ini,” katanya.

Masih menurut Rudy, karena sejak surat permintaan tambahan itu dikirim hingga sekarang ini belum ada jawaban dari Darwin. Sehingga pihaknya merasa perlu menanyakan kepastian tersebut, mekipun sebelumnya sudah pernah bertemu guna menyampaikan permohonan itu.

Apalagi, kuota BBM bersubsidi tersebut dipastikan bakal habis sekitar sebulan lagi. Sehingga, harus segera mengetahui kepastian tersebut untuk menyusun upaya-upaya berikutnya jika permohonan tambahan itu dibatalkan.

“Ibaratnya kan masih ada waktu satu bulan lagi. Kalau permintaanitu ditolak kan masih ada waktu untuk melakukan persiapan langkah-langkah menghadapi habisnya stok BBM bersubsidi itu,” terangnya.

Sebelumnya, Sekdaprov Kalsel HM Muchlis Gafuri mengaku pesimis terhadap surat yang dilayangkan 16 September lalu itu tidak bakal dikabulkan Pertamina.

Karena, soal subsidi merupakan kewenangan pemerintah pusat dengan alokasi anggaran yang tercantum pada APBN. Sedangkan saat ini, APBN juga sudah disahkan DPR.

Begitu juga dengan APBD perubahan Kalsel juga sudah disahkan. Sehingga pemerintah daerah tidak bisa bebruat apa-apa untuk memberikan tambahan BBM bersubsidi di banua ini.

“Subsidi itu kewenangan pusat yang bersumber pada APBN. Kalau alokasinya tidak ada, otomatis ya tidak akan diberi,” terangnya.

Dalam surat yang dilayangkan pertengahan September tadi, Kalsel minta tambahan premium sebanyak 55.202 kiloliter dari kuota sebelumnya sebesar 369.103kiloliter.

Begitu juga dengan minyak tanah, juga minta tambahan sebanyak 74.455 kiloliter dari kuota yang diberikan sebesar 103.783 kiloliter. Kemudian solar sebanyak 47.866 kiloliter dari kuota yang ada sebanyak 167.590 kiloliter.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s