500 Pegawai Ingin Pindah

Posted: January 27, 2011 in Berita

– Tunjangan pemprov mengiurkan

MEMBOYONG pegawai dari daerah ke pemprov Kalsel, akan menjadi catatan khusus bagi Gubenrur Rudy Ariffin. Karena saat ini pihaknya kebanjiran permohonan pegawai dari kabupaten dan kota yang ingin bergabung ke pemprov Kalsel.

Bahkan jumlahnya cukup besar. Menurutnya, saat ini diperkirakan mencapai 500 pegawai yang ingin pindah ke pemprov Kalsel dengan beragam alasan.

“Bagaimana mau mengambil pejabat dari daerah, saat ini saja banyak yang mengajukan diri ingin pindah ke pemprov,” katanya.

Dirinya juga bigung dengan membludaknya pegawai yang ingin bergabung ke pemprov. Sehingga tidak semua permohonan tersebut disetujui, karena dikhawatirkan bisa mengganggu jalannya pemerintahan di daerah.

Saat ditanya karena tergiur dengan besarnya tunjangan yang bisa diperoleh pegawai di lingkungan pemprov, Rudy hanya tersenyum. Menurutnya, tunjangan itu diberikan sesuai tanggung jawab dan kinerja yang setiap saat dievaluasi BPK dan BPKP.

“Selain sudah ada alokasi anggaran sesuai dengan pendapatan, mereka juga punya tanggungjawab atas tunjangan itu. dan sebenarnya daerah juga bisa melaksanakan,” terangnya.

Sejak kepemimpinan Rudy Ariffin, pegawai di lingkungan pemprov Kalsel dimajakan dengan besarnya tunjangan yang bisa dinikmati setiap bulan selain gaji pokok. Sehingga cukup menggiurkan para abdi negara tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun BPost, jabatan setingkat Kabag setiap bulan mendapatkan tunjangan sebesar Rp 5 juta. Kasubag mendapatkan tunjangan sebesar Rp 3,5 juta, kepala biro (Karo) yang merupakan eselon IIB selain gaji juga mendapatkan tunjangan sebesar Rp 7 juta.

Kemudian untuk jabatan kepala dinas (Kadis) yang notabene pegawai eselon IIA, selain gaji bulanan juga mendapatkan tunjangan sebesar Rp 8 juta setiap bulan. Begitu juga dengan pegawai golongan III sebesar Rp 1.250.000 danuntuk golongan II dan I mendapatkan tunjangan sebesar Rp 1 juta tanpa dipotong pajak.

Salah seorang pegawai yang merupakan pindahan dari kabupaten pemekaran yang sudah hampir setahun bergabung di pemprov Kalsel menuturkan, dirinya minta pindah karena ingin mencari iklim kerja yang kondusif saja.

Selain itu, penjejangan karier pegawai di lingkungan pemprov Kalsel lebih terarah. Sehingga enak untuk mnjalani hal tersebut, tanpa harus membuat senang pimpinan.

“Kalau soal tunjangan itu kan mengikuti saja. Yang terpenting itu jenjang kariernya itu jelas,” cetusnya sambil mewanti-wanti namanya jangan disebut.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s