BLH Bakal Bongkar Pipa Pertamina

Posted: January 27, 2011 in Berita

– Terkait keberadaan Amdal

BANJARMASIN-Badan lingkungan hidup daerah (BLHD) Kalsel berjanji bakal melakukan pembongkaran pipa milik Pertamina. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kondisi pipa pengiriman minyak dari Depo Balikpapan ke Tanjung.

Hal itu dilakukan menyusulnya pecahnya salah satu pipa penyuplai minyak tersebut, dan membuat sekitar 15 rumah yang berada di kawasan itu tergenang.

Rencana tersebut diungkapkan Kepala BLHD Kalsel, Rachmadi Kurdi. Pihaknya bakal melakukan pemeriksaan pipa tersebut lantaran melintasi permukiman masyarakat. Sehingga keberadaan pipa tersebut harus benar-benar aman.

“Pipanya kan sudah tua, lagi pula sampai saat ini Amdalnya juga tidak di ketahui. Makanya untuk memastikan keamanan tersebut, tim akan membongkar untuk memeriksan keadaan pipa itu,” terangnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pembongkaran tersebut dilakukan untuk memastikan tingkat keamanan di wilayah itu. Karena, pipa penyuplai minyak tersebut berada di kawasan permukiman masyarakat.

“Yang jelas kawasan itu harus aman, makanya Amdalnya juga harus dilihat. Karena sampai saat ini kami belum pernah mengetahui,” terangnya.

Ditanya soal pencemaran yang terjadi akibat pecahnya pipa tersebut, menurut Rachmadi pihaknya Jumat (6/8) akan menurunkan tim terpadu yang terdiri dari bagian pengawasan dan Amdal.

Tim tersebut akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Mulai akibat yang ditimbulkan pecahnya pipa tersebut, maupun kelayakan saluran tersebut ke depan.

“Saat ini maish tim dari BLH Tabalong yang di lapangan, Insa Allah Jumat nanti kami akan turun ke lokasi,” urainya.

Sementara itu, Manajer kampanye Walhi Kalsel Dwitho Frasetyadi saat dihubungi BPost mengatakan pihaknya meminta kepada Pertamina untuk bertanggung jawab atas semua kerugian yang yang ditimbulan bocornya pipa tersebut.

Termasuk soal pencemaran yang terjadi. Karena, kawasan pecahnya pipa minyak tersebut berada di dekat sungai. Tidak menutup kemungkinan menimbulkan pencemaran.

“Yang jelas kerugian masyarakat harus ditanggung. Begiu juga dengan pencemaran harus dipuluhkan,” pintanya.

Layangkan Surat

Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin telah meminta kepada pihak Pertamina untuk segera menyelesaikan pecahnya pipa tersebut, agar tidak berlarut-larut.

Selain itu, dia juga meminta kepada perusahaan minyak itu untuk memastikan pasokan minyak yang ada di banua tidak terganggu akibat peristiwa tersebut.

“Kami sudah minta kepada Pertamina agar secepatnya menyelesaikan itu. Dan yang tidak kalah pentingnya untuk memastikan tidak akan terjadi kelangkaan pasokan kepada masyarakat,” katanya.

Jaminan tersebut penting. Karena peristiwa pecahnya pipa tersebut sudah menyebar kepada masyarakat. Dikhawatirkan bakal menimbulkan reaksi yang berakibat pada antrian poanjang di SPBU-SPBU.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s