Yudhi Bikin SIM, Alwi Santai Baca Buku

Posted: January 27, 2011 in Berita

BANJARMASIN-Kamis (12/8) hari ini, Yudhi Wahyuni dan Alwi Sahlan mengakhiri masa tugasnya sebagai wali kota dan wakil wali kota Banjarmasin periode 2005-2010 dan digantikan wali kota terpilih, H Muhiddin dan Irwan Anshari dalam prosesi pelantikan yang digelar di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin.

Sehari sebelum meletakkan jabatannya sebagai orang nomor satu di kota seribu sungai, baik Yudhi maupun Alwi masih sempat ngantor di Balai Kota untuk merampungkan sisa-sisa tugasnya memimpin kota ini.

Namun setelah selesai, Yudhi menggunakan mobil dinas bernopol DA 1 A meninggalkan pemko Banjarmasin. Dia menuju ke Poltabes yang berada di Jalan A Yani Km3 untuk memperpanjang SIM A dan C.

 

“Sampai tidak terasa, masa berlaku SIM habis. Makanya ke poltabes untuk memperpanjang SIM,” katanya santai.

Bagi dia itu penting. Apalagi mulai hari ini, Yudhi kembali sebagai warga negara biasa dan lepas dari aturan keprotokolan. Tidak menutup kemungkinan, politisi asal PAN itu bakal menyetir mobil sendiri jika ingin bepergian.

“Kan penting juga SIM itu, siapa tahu nanti jalan-jalan sendiri naik motor,” ujarnya sambil tertawa.

Dirinya sudah tidak kemas-kemas lagi. Karena barang-barang miliknya yang mayoritas berupa foto itu sudah dikemasinya beberapa hari lalu, sejak adanya keputusan penetapan hasil Pemilukada tersebut.

Sayangnya, Yudhi enggan memberitahu kediaman barunya itu. Karena rumahnya yang berada di wilayah Cemara Kayutangi itu sudah dijualnya beberapa waktu lalu.

“Ya ke rumah kontrakan lah, karena rumah saya dulu sudah dijual,” terangnya.

Begitu juga dengan wakil wali kota, Alwi Sahlan. Mantan ketua DPW PKS Kalsel itu asyik membaca buku berjudul mengungkap misteri sufi besar di ruang kerjanya.

Bahkan, tempat kerjanya yang dihuni selama 5 tahun sudah terlihat melompong. Tidak ada tumpukan map yang ada di mejanya. Semuanya sudah ditata rapi dalam almari yang berada di samping kanan meja kerjanya itu.

Termasuk foto dirinya bersama sang istri juga sudah tidak ada. Begitu juga papan nama yang berada di ruang sekretariat, juga sudah diturunkan.

“Saya kan tidak punya banyak barang, jadi ya cepat saja membereskannya,” tukasnya.

Setelah mengakhiri masa tugasnya itu, Alwi berjanji bakal absen dari dunia politik meskipun sejumlah partai maupun Ormas sudah melamarnya. Namun dia pada pendiriannya, akan konsentrasi pada usaha yang telah dirintisnya itu.

Hampir dua tahun ini, Alwi mulai menjalankan bisnis perumahan dan rental mobil. Dengan selesai tugasnya sebagai wakil wali kota itu, dia lebih konsen menangani usahanya itu.

“Ya mengurusi usaha saja di rumah, karena selama ini ditangani orang lain terus,” terangnya.

Meski meninggalkan hingar bingar dunia politik, Alwi mengaku tetap melaksanakan kegiatan ceramah agama di masyarakat seperti yang sudah dijalaninya sebelum dirinya terpilih sebagai wakil wali kota Banjarmasin.

Menurutnya, dengan sering bertemu masyarakat yang beragam itu membuat dirinya tetang dalam menjalani kehidupan ini. Karena masih banyak masyarakat yang kesulitan khususnya memenuhi kepelruan hidup sehari-hari.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s