Melayani Penumpang Antar Kota Saja

Posted: January 30, 2011 in Berita

– Pal6 Cukup Berstatus Tipe B

– Bakal merevisi izin trayek baru

BANJARMASIN-Para sopir angkutan kota yang mangkal di terminal induk Pal6 harus menahan ambisisnya untuk menjadikan terminal tersebut sebagai tipe A. Karena, status tersebut sudah disandang terminal yang berada di Kam17 kabupaten Banjar.

Menurut para sopir, jika menyandang sttaus tipe A diharapakan bisa mengubah kondisi terminal tersebut. Baik dari kesemerawutan, maupun dari sisi pendapatan yang hingga kini mengalami penurunan.

“Kalau pindah kan perlu adaptasi lagi, karena para sopir sudah puluhan tahun mangkal disini. Tapi yang lebih penting semoga lebih ramai lagi,” ujar Akbar, salah satu sopir.

Saat ini, penghasilan para sopir terus menurun. Selain sepi penumpang, para sopir juga lebih banyak mencari angkutan di luar karena kondisi terminal yang kurang tertata sehingga penumpang enggan masuk terminal.

Meski begitu, terminal ‘legendaris’ tersebut tetap beroperasi. Namun statusnya hanya B, yang memberikan pelayanan angkutan antar kota dalam provinsi saja.

“Terminal Pal6 tetap beroperasi, tapi statusnya hanya B. Karena pemerintah pusat sudah menetapkan terminal tipe A di Pal17,” terang Kabid LLAJ Dishub Kalsel, Ramonsyah.

Lebih lanjut dia mengatakan, dengan bakal diserahkannya lahan tersebut ke pemko Banjarmasin, diharapkan bisa langsung melakukan penataan terhadap terminal tersebut.

Sesuai target, terminal tipe A tersebut beroperasi 2012 mendatang. Karena saat ini, proses pengerjaan tersebut dikebut. Progres pembangunan tersebut mencapai 50 persen yang meliputi bangunan induk, jalan, lahan parkir maupun gedung kedatangan.

Sementara itu, beragam persiapan dilakukan dinas perhubungan (Dishub) kota Banjarmasin untuk menyambut penyerahan lahan terminal Pal6 tersebut. Selain mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 Juta, juga sedang mengodok revisi master plan pengembangan terminal tersebut.

Dengan pengembangan tersebut diharapkan bisa menarik penumpang lebih banyak lagi. Apalagi dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti kios-kios yang menjual aneka keperluan maupun souvenir khas Kalsel.

“Apapun tipenya yang kami harapkan itu para sopir nyaman bekerja dan warga juga senang datang ke terminal, jika kondisinya bagus. Otomatis penumpang menjadi ramai,” terang Kepala Dishub kota Banjarmasin, Rusdiansyah.

Revisi Trayek

Penetapan lokasi terminal induk tipe A di Km17 kabupaten Banjarmasin, bakal berdampak pada revisi izin operasi angkutan alias trayek. Karena selama ini, semua tujuan angkutan tersebut ke terminal Km6 Banjarmasin.

“Semuanya akan direvisi, tidak lagi ke Pal6 tapi ke Km17 khususnya angkutan antar kota antar provinsi,” urai Ramonsyah.

Selain merevisi trayek, imbuh Ramonsyah, dipastikan bakal ada trayek baru lagi. Karena, angkutan yang dari Martapura selain ke Pal17 juga ada yang tetap ke Pal6 Banjarmasin.

Adapun jumlah angkutan kota antar provinsi (AKAP) yang masuk ke terminal induk Pal6 sebanyak 250 buah, seperti jurusan Palangkara, Balikpapan, Tanah Grogot dan sekitarnya.

Sedangkan angkutan kota dalam provinsi (AKDP) sebanyak 2.500 buah, ada yang berupa bus, maupun colt seperti jurusan ke Hulu Sungai maupun daerah Tanahbumbu.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s