Menunggu Pembebasan Lahan Selesai

Posted: January 30, 2011 in Berita

– Terkait pelebaran Jalan Veteran

BANJARMASIN-Harapan masyarakat untuk menikmati Jalan Veteran yang mulus harus sabar. Karena, proyek pelebaran jalan belum bisa dilakukan lantaran harus menunggu sampa selesainya pembebasan yang dilakukan pemko Banjarmasin.

Hal itu diungkapkan Kepala dinas pekerjaan umum (PU) Kalsel, HM Arsyadi usai menghadiri perayaan hari anak nasional (HAN) di Mahligai Pancasila. Menurutnya, jika pembebasan belum selesai maka pihaknya kesulitan untuk melakukan pelebaran.

“Tugas provinsi kan melebarkan jalannya saja. Otomatis harus menunggu selesainya pembebasan yang dilakukan pemko,” katanya.

Meskipun saat ini, kawasan yang terkenal padat itu sudah berangsur baik. Karena sejumlah kios dan rumah warga yang ‘makan’ bahu jalan berhasil dibebaskan kota Banjarmasin.

Mulai simpang empat Jalan Gatot hingga Pasar Kuripan sudah bersih. Bangunan baik kios maupun rumah, sudah dibongkar. Sehingga kawasan tersebut sudah lampang.

Beberapa alat berat dinas sungai dan drainase kota Banjarmasin, elaksanakan aktifitas pengerukan drainase yang ada di sepanjang jalan tersebut.

Masih menurut Arsyadi, jika sepanjang jalan tersebut sudah dibebaskan maka pihaknya akan melaksanakan proses lelang. Karena saat ini dana untuk pelebaran jalan tersebut sudah tersedia sebesar Rp 3 Miliar.

“Pokoknya kalau pembebasan sudah selesai kami langsung melakukan pekerjaan,” tandasnya.

Sementara itu, Kabag pemerintahan kota Banjarmasin Ichwan Nurkhalik mengatakan pembebasan tersebut bakal dilakukan hingga 2011 mendatang. Karena menyangkut soal anggaran pembebasan yang ada di dalam APBD.

Sejak tahun 2009 hingga saat ini, pemko Banjarmasin berhasil membebaskan sebanyak 53 persil di sepanjang Jalan Veteran tersebut dengan biaya untuk pemegang sertifikat sebesar Rp 900 ribu. Sedangkan yang tidak memiliki sertifikat hanya sebesar 80 persen saja.

“Pembebasan terus dilakukan dengan menyesuaikan alokasi anggaran dalam APBD,” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sesuai rencana pembebasan itu dilakukan hingga tembus Jalan Piere Tendean samping tampekong (rumah ibadah umat Konghucu) tersebut.

Termasuk musala yang berada di dekat jembatan tersebut juga akan dibebaskan, dengan menyesuaikan posisi bangunan tersebut. Karena, jika ditarik garis lurus maka akan mengenai sudut bangunan tersebut.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s