2010, Empat Polisi Nakal Dipecat

Posted: February 5, 2011 in Berita

– Narkoba dan tidak disiplin

BANJARMASIN, BPOST-Upaya bersih-bersih dan menjaga nama baik terus dilakukan Kepolisian. Selama tahun 2010, Polresta Banjarmasin telah memberhentikan empat anggotanya yang nakal.

Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 6 orang, baik kesandung masalah psikotropika dan meninggalkan tugas tanpa keterangan.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun BPost di Polresta Banjarmasin, para anggota nakal yang diberhentikan tidak hormat dalam sidang disiplin tersebut masih berpangkat brigadir.

Belum lagi puluhan anggota Polisi yang dijatuhi sanksi penundaan kenaikan pangkat dan tugas belajar. Baik tahun 2009 maupun 2010, puluhan anggota harus dihadapkan pada sidang disiplin dan kode etik.

Adapun anggota yang diberhentikan dengan tidak hormat alias PTDH selama tahun 2010 antara lain, Brigadir Asmuni Jaya anggota Polsekta Banjarmasin Tengah yang kesandung masalah narkoba.

Kemudian, Briptu Najati, anggota Samapta Polresta Banjarmasin yang meninggalkan tugas selama 30 hari tanpa izin. Bripka Raden Kupramana, anggota Polsekta Banjarmasin Selatan yang kesandung masalah narkoba dan Briptu Heri Setiawan anggota Polresta yang meninggalkan tugas.

Sedangkan tahun 2009, sebanyak enam anggota yang harus mengikuti upacara lepas baju. Antara lain, Aipda Surya Diannoor anggota Polsekta Banjarmasin Barat karena kasus narkoba.

Kemudian, Briptu Syahbudi Simatupang anggota Polresta Banjarmasin karena kasus narkoba, Brigadir Gultom anggota Polsekta Banjarmasin Barat yang menembak orang hingga tewas, Bripka Fauzi penyalahgunaan narkoba, Briptu Surya Jaya karena penggunaan narkoba, dan Bripda Romahidin tidak masuk dinas tanpa keterangan.

Kasubag Humas Polresta Banjarmasin, Iptu Siti Rohayati mengatakan, pemberian sanksi tegas tersebut sebagai bukti Kepolisian tegas memberikan sanksi kepada jajarannya yang melakukan pelanggaran.

“Ini artinya tidak ada yang kebal hukum. Anggota Polisipun jika melanggar juga dikenai hukuman,” katanya.

Dengan begitu, lanjut dia, masyarakat biar memahami dan mentaati aturan dalam kehidupan bermasyarakat di negara hukum. Kalau melakukan kesalahan akan mendapatkan sanksi sesuai dengan pelanggarannya.

Termasuk menjadi pelajaran bagi anggota Polisi lainnya, agar waspada dan hati-hati dalam menjalankan tugas. Sebab jika menyalahi aturan dan kode etik, bisa dihadapkan ke persidangan disiplin.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s