Dimintai Parkir, Wanra Tunjukan Pistol

Posted: February 5, 2011 in Berita

– Diduga anggota TNI gadungan

BANJARMASIN, BPOST-Bermaksud menakut-nakuti juru parkir di pusat perbelanjaan Sentra Antasari Banjarmasin, justru membuat Aji (45) warga Dahlia berurusan dengan jajaran Reskrim Polresta Banjarmasin, Kamis (6/1) pukul 13.00 Wita.

Ceritanya, hal itu berawal saat Aji yang merupakan anggota perlawanan rakyat (Wanra) Koramil Banjarmasin Barat bertandang ke pusat perbelanjaan tersebut bersama istrinya untuk belanja.

Saat hendak pulang, dirinya yang mengendarai sepeda motor dimintai uang retribusi parkir oleh salah seorang juru parkir. Namun, dia menolak membayar.

Perang mulut antara Aji dengan juru parkir tidak bisa dielakan lagi, hingga akhirnya dia menunjukan pistol jenis FN tipe 46 airsoftgun yang diselipkan di pinggangnya.

Selain itu, dirinya juga menunjukan kartu anggota TNI palsu dengan pangkat sersan dan saat ini menjabat sebagai Kasi Intel di lingkungan TNI AD.

Karena takut keributan di lokasi parkir tersebut berkepanjangan, salah seorang warga menghubungi anggota Resmob Polresta Banjarmasin. Dengan cepat petugas tiba di lokasi dan langsung mengamankan Aji ke Mapolresta untuk menjalani pemeriksaan.

Diamankan Aji tersebut, juga mengundang perhatian jajaran Kodim Banjarmasin hingga sejumlah anggota berdatangan ke Sat Reskrim tempat Aji menjalani pemeriksaan.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, ternyata pistol yang dibawa Aji tersebut merupakan airsoftgun. Begitu juga dengan kartu anggota tersebut juga palsu.

“Kartu anggotanya itu era tahun 80-an, cuma dia bukan anggota TNI,” ujar salah seorang perwira di lingkungan Kodim Banjarmasin.

Sementara itu, Kanit Jatanras Polresta Banjarmasin Aiptu Ganef Brigandono mengatakan, setelah menjalani pemeriksaan yang bersangkutan diserahkan kepada pihak TNI.

Lebih lanjut dia menjelaskan, karena secara hukum tidak ada pasal yang bisa menjeratnya. Karena tidak ada pihak yang dirugikan dalam persoalan tersebut.

“Kita bebaskan, karena pasalnya tidak ada lantaran tidak ada pihak yang dirugikan. Dan dia (Aji) hanya menunjukan pistol dengan membuka baju yang digunakan,” terangnya.

Terpisah, Komandan Korem 101 Antasari Banjarmasin Kolonel Inf Heros Paduppai mengaku geram dengan ulah tersebut. Bahkan dengan tegas, Heros mengatakan yang bersangkutan bukan anggota TNI dan bukan pegawai di lingkungan TNI.

Lebih lanjut dia menjelaskan, perbuatan tersebut mencoreng citra dan nama baik TNI. Sehingga harus dikenai sanksi yang setimpal dengan perbuatannya itu.

“Dia harus diberi sanksi, dan dia bukan anggota TNI,” tegasnya.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s