Lubang Jalan Ditanami Pohon Pisang

Posted: February 5, 2011 in Berita

– Warga marah, pemerintah tidak merespon

BANJARMASIN, BPOST-Emosi warga Jalan Veteran kelurahan Kuripan Banjarmasin kembali membuncah, atas tidak adanya respon dari pemerintah daerah dalam memperbaiki jalan yang rusak di kawasan itu.

Selasa (11/1) pagi, para warga menanam lima pohon pisang dan pohon mengkudu di lubang-lubang jalan sepanjang 30 meter yang menghiasi kawasan tersebut.

Hal itu dilakukan warga sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang terkesan tutup mata dengan kerusakan jalan yang sudah lama itu.

Kekesalan warga tidak bisa dibendung lagi, lantaran aksi serupa yang dilakukan sebulan lalu hingga kini tidak ada respon. Kerusakan jalan sepanjang 50 meter, hingga kini kondisinya masih mempihatinkan.

Karena lubang jalan berdiameter antara 50 sentimeter hingga 1 meter sepanjang 50 meter, hanya ditutup dengan batu gunung yang saat ini sudah kembali rusak.

Sedangkan lubang-lubang lain dibiarkan begitu saja, sehingga mengocok perut saat melintas.

Warga yang melintas di ruas jalan itu selain hati-hati, mereka harus mengurangi kecepatan. Sebab masih bergelombang dan licin jika usai diguyur hujan. Bahkan hingga kini sudah banyak meminta korban.

Aksi tersebut menyita perhatian warga yang melintas di kawasan itu. Beberapa petugas Kepolisian yang ada di lokasi kejadian, tidak bisa berbuat banyak. Petugas hanya mengatur jalannya lalulintas agar tidak menimbulkan kemacetan.

Para warga mengaku prihatin dengan sikap pemerintah yang dianggapnya tidak memiliki nurani. Karena jalan rusak yang sudah berlangsung lama hanya dibiarkan begitu saja.

“Sudah tidak punya nurani lagi. Kalau mau pemilihan saja datang, pas giliran jalan rusak seperti ini diam dan tutup mata,” ujar salah seorang warga bernama Ahmadi dengan ada tinggi.

Karena kawasan yang rusak tersebut sering menimbulkan kecelakaan, khususnya saat hujan. Karena lubang-lubang tersebut tertutup genangan air, sehingga tidak kelihatan lagi kawasan yang berlubang.

“Jalaur ini kan kawasan padat, jadi banyak orang yang jatuh disini. Rata-rata yang jatuh itu bukan warga sini, jadi orang kampung yang disalahkan karena membiarkan jalan rusak,” timpal warga lainnya.

Dari pantauan BPost, hingga pukul 16.30 Wita pohon pisang dan pohon mengkudu yang ditanam warga masih berdiri kokoh di median maupun di bahu jalan yang berlubang.

Tidak ada yang berani membersihkan pohon-pohon tersebut, sehingga dibiarkan tertanam di lokasi itu. Bahkan menjadi tontotan warga yang melintas di kawasan itu.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s