Mahasiswa Digerebek Saat Pesta Sabu

Posted: February 5, 2011 in Berita

– Masih 2 sedotan keburu disergap

BANJARMASIN, BPOST-Rencana Mohammad Filosofi Akbar alias Sofi (24), warga Jalan Pramuka kompleks SMADA untuk menggelar pesta sabu berantakan. Masih dua kali menghisap barang haram tersebut, keburu disergap anggota unit I Sat Narkoba Polresta Banjarmasin, Rabu (12/1) pukul 00. 10 Wita.

Selain mengamankan mahasiswa ekonomi akuntansi STIENAS Banjarmasin, petugas juga berhasil berhasil mengamankan dua pemuda yang ikut menikmati barang tersebut, Muhamad Irsandi (22) warga Veteran Gang 5 Sejati RT26 dan Mohamad Anshari (22) warga Kelayan A II T14 nomor 22.

Dalam penggerebekan yang dipimpin langsung Kanit I Iptu Sigit Rahayudi, juga menemukan 7 paket sabu, korek api, bong, pipet, sedotan dan uang sebesar Rp 200 ribu.

Pesta narkoba itu sendiri digelar di rumah Mohamad Irsandi, yang diduga kuat sebagai pemilik barang terlarang itu. Karena saat digeledah 7 paket sabu itu ditemukan di kantong celana kanan bagian belakang pria yang bekerja sebagai petugas instalasi listrik.

Dalam pengakuan Irsandi, pesta narkoba itu dilakukan untuk mengurangi rasa capek. Apalagi aktifitas dia setiap hari sangat padat, karena harus memasang sambungan listrik di rumah-rumah penduduk.

“Kalau saya biar tidak capek saja, karen apekerjaan saya kan cukup berat,” ujarnya.

Dirinya mendapatkan barang tersebut dari temannya yang tinggal di kawasan Kelayan Banjarmasin. Untuk mendapatkan barang tersebut, dirinya harus mengeluarkan uang sebesar Rp 1 juta.

Sedangkan menurut Sofi, dirinya hanya ikut-ikutan saja meskipun sudah beberapa kali menggunakan barang tersebut. Saat itu dirinya yang baru saja begadang, bertemu da temannya itu dan diajak untuk menggunakan sabu.

“Saya kenal mereka baru sebulan, dan malam itu diajak menggunakan sabu,” terangnya.

Saat digerebek petugas dirinya tidak memberikan perlawanan, karena sudah mulai fly. Sehingga mereka tetap duduk manis, mengintari peralatan hisap di ruang tamu.

Kasat Narkoba Polresta Banjarmasin Kompol Christian Rony melalui Kanit I Iptu Sigit Rahayudi mengatakan, penggerebekan itu berawal laporan masyarakat jika ada pesta narkoba di rumah itu. Petugas yang melakukan lidik langsung menuju lokasi.

“Pas kami datang pintu tidak dikunci, makanya dengan mudah petugas masuk. Dan mereka bertiga duduk santai mengelilingi peralatan hisap di ruang tamu,” katanya.

Saat digerebek, sisa-sisa sabu masih menempel di alat hisap tersebut. Tanpa ada perlawanan, mereka digeledah dan ditemukan 7 paket di kantong celana.

Ketiga tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba, dengan ancaman hukuman 5 tahun hingga 14 tahun penjara.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s