Penipuan Berpura-pura Beli Mobil

Posted: February 5, 2011 in Berita

– Hanya membawa kabur BPKP

BANJARMASIN, BPOST-Penampilan Jamjam Ardiansyah (35), tidak nampak kalau warga Guntung Payung Banjarbaru itu lihai menipu orang. Pria yang memelihara jenggot itu, selalu mengenakan peci dan baju koko. Kesan sebagai seorang muslim yang taat begitu melekat.

Sayangnya, penampilan tersebut tidak sama dengan perbuatannya. Puluhan orang termasuksejumlah perwira Polda Kalsel termakan rayuan manisnya, yang berpura-pura mau membeli mobil hingga korban menyerahkan buku BPKP mobil tersebut.

Salah satunya Hermani (41), warga Kuin Selatan RT3 RW1 Banjarmasin. Pria yang berprofesi sebagai pedagang itu rela menyerahkan dua buku BPKB truk PS miliknya lantaran tersangka mau membeli dengan harga Rp 215 juta untuk satu unit.

“Bagaimana tidak percaya, nego harga sudah sepakat. Karena dia minta BPKB ya otomatis kami serahkan, tidak tahunya sudah 10 bulan ini tidak ada kejelasannya,” katanya saat ditemui di ruang reskrim.

Karena ketidakjelasan tersebut, dirinya melaporkan kasus itu ke Mapolresta Banjarmasin. Dirinya langsung tercengang ketika mengetahui bahwa Jamjam Ardiansyah, melakukan perbuatan serupa di sejumlah daerah baik di Kalsel maupun Kaltim.

“Begitu ditangkap, ternyata teman saya di Martapura juga dibohongi,” cetusnya.

Atas laporan tersebut, jajaran Jatanras Polresta Banjarmasin yang dipimpin Kanit Jatanras Aiptu Ganef Brigandono melakukan pencarian hingga akhirnya berhasil menangkap yang bersangkutan di Kompleks Griya Rahayu Banjarmasin Timur, Selasa (11/1) pukul 21.00 Wita.

Saat ditemui di ruang reskrim tersangka menolak berkomentar. Bahkan langsung meninggalkan wartawan yang mau memintai keterangan terkait perbuatannya itu dengan alasan melanggar HAM.

Informasi yang berhasil dihimpun BPost, tersangka sudah lama menekuni perbuatan tersebut dengan korban puluhan orang yang sudah melapor di sejumlah Polres di Kalsel maupun Tanah Grogot.

Modus yang digunakan tersangka dengan berpura-pura membeli mobil untuk perusahaan. Setelah nego harga menemui kesepakatan, yang bersangkutan langsung minta buku BPKB tersebut dengan alasan untuk ditunjukan kepada pimpinannya.

Tapi setelah mendapatkan buku dokumen kedaraan tersebut, dirinya langsung menghilang. Secara otomatis pemilik mobil tersebut dirugikan, lantaran mobilnya tidak bisa dijual lagi karena dokumennya tidak lengkap.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Suhasto melalui Kanit Jatanras Aiptu Ganef Brigandono mengatakan, saat ditangkap tersangka sedang negosiasi di tempat itu. Sehingga dirinya dengan mudah melakukan penangkapan.

“Ada informasi kalau dia ada di kompleks itu melakukan hal yang sama, dan setelah kita kejar ternyata benar sehingga langsung diamankan,” katanya.

Setelah berhasil menangkap tersangka, sejumlah laporan dari Polres-polres di Kalsel bermunculan dengan tersangka dan modus yang sama. Termasuk dari wilayah Serongga Kotabaru dan Tanah Grogot.

Kemudian tersangka langsung dijebloskan ke tahanan Mapolresta Banjarmasin untuk menjalani proses hukum. Dia dijerat dengan pasal 378 dan atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s