Punker Marah, Manggung Tidak Dibayar

Posted: February 5, 2011 in Berita

– Dilaporkan panitia ke Polisi

BANJARMASIN, BPOST-Kesabaran Cipenk dan Gianto alias Anto Celeng (33) sudah habis. Kedua anak punk asal Malang itu nekad memukul Budi alias Londo, salah satu panitia festival musik di Taman Budaya Banjarmasin menggunakan helm.

Akibat perbuatannya itu, Anto ditangkap jajaran Resmob dan Jatanras Polresta Banjarmasin, Rabu (26/1) sore di rumah rekannya di kawasan Kayutangi atas laporan Londo ke Polresta Banjarmasi.

Sedangkan Cipenk, masih dilakukan pencarian petugas reskrim. Karena saat Anto dijemput petugas, Cipenk sedang ke kota Banjarbaru mengantarkan kaos ke sebuah toko Distro.

Pria berambut gondrong sebagian itu, mengatakan dirinya kesal dengan ulah Londo. Saat itu dirinya diundang untuk mengisi pentas musik di Taman Budaya, Minggu (23/1) malam dengan janji semua akomodasi ditanggung.

Akhirnya, dia bersama lima rekannya yang trgabung dalam band Begundal Lowokwaru bertolak dari kota Malang menuju Banjarmasin menggunakan pesawat.

Setelah pentas, Londo tidak memperhatikan seperti janjinya. Dirinya bersama lima rekannya terpaksa menginap di rumah sesama anak punk di Banjarmasin, termasuk untuk makan sehari-hari.

“Siapa yang tidak marah pak, janjinya tiket pulang dan pergi ditanggung. Termasuk fee kami mengisi acara itu. Tapi kenyataannya kami dibiarkan terlantar,” ujar Anto.

Apesnya lagi, dirinya disodori tiket pesawat yang mendekati hangus. Karena tiket tersebut diserahkan korban pukul 18.45 Wita. Sedangkan jadwal penerbangan tersebut pukul 19.00 Wita, Selasa (25/1).

“Kan tidak mungkin dalam waktu 15 menit sampai di Bandara. Kapan kami harus melakukan check in, makanya tiketnya hangus,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Suhasto melalui Kanit Jatanras Aiptu Ganef Brigandono mengatakan, saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif petugas untuk menentukan status berikutnya.

Sedangkan salah seorang anak punk yang diduga memukul menggunakan helm tersebut, masih dilakukan pencarian. Petugas bakal memeriksa keduanya, untuk dicocokan dengan laporan korban.

“Kalau pengakuannya karena jengkel lantaran tidak diberi tiket dan ongkos manggung,” katanya.

Saat ini, anak punk tersebut belum ditetapkan statusnya. Karena petugas masih melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan, setelah petugas menejmput di rumah salah satu temannya sesama anak punk.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s