Tertangkap Saat Menunggu Pembayaran

Posted: February 5, 2011 in Berita

– Hanya melayani “pasien” teman

BANJARMASIN, BPOST-Tidak pernah terbesit dalam benak Rizali Ahmad (24), kalau dirinya bakal disergap jajaran Sat Narkoba Polresta Banjarmasin saat menunggu pembayaran narkoba di depan Hotel Panorama Banjarmasin, Minggu (23/1) pukul 02.15 Wita.

Dirinya yang lagi santai duduk di kendaraan sambil menunggu seorang cewek yang akan mengantar uang pembayaran, tiba-tiba didatangi petugas yang langsung melakukan penyergapan dan penggeledahan.

Dengan polos, pemuda yang tinggal di Banyiur Dalam RT21 nomor 9 Banjarmasin itu mengakui jika sedang menunggu pembayaran hasil penjualan narkoba temannya bernama Agus.

“Kaget sekali. Katanya yang mau mengantar uang itu cewek, tenryata yang datang laki-laki semua,” ujarnya saat ditemui di Mapolresta Banjarmasin.

Setelah berhasil menangkap dirinya, petugas yang dipimpin Kanit I Iptu Sigit Rahayudi itu langsung melakukan pengembangan ke rumahnya. Di kamar pemuda yang berprofesi sebagai buruh angkut di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin itu ditemukan 13 paket sabu yang disimpan dalam 4 bungkus plastik klip.

Menurutnya, barang haram tersebut merupakan titipan temannya bernama Agus. Dirinya hanya menjualakan barang tersebut, sesuai dengan pesanan pemilik.

“Yang kami layani itu ya pasien dia semua. Saya hanya bertugas menyimpankan barang saja,” terangnya.

Dia menekuni bisnis tersebut selama tiga bulan, seiring dengan perkenalannya dengan Agus itu. Setiap laku satu paket, dirinya mendapatkan untung sebesar Rp 20 ribu.

Hasil tersebut, untuk menambah kepelruan hidup sehari-hari. Mengingat saat ini, penghasilan dirinya sebagai buruh angkut di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin terus menurun seiring dengan buruknya cuaca.

“Untuk menambah keperluan sehari-hari, karena angkutan juga sepisekali,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Banjarmasin Kompol Christian Rony melalui Kanit I Iptu Sigit Rahayudi mengatakan penangkapan itu berawal adanya informasi kalai di Jalan Sutoyo S ada orang yang sedang transaksi narkoba.

Petugas yang datang ke lokasi melihat tersangka yang sedang duduk di atas kendaraan. Saat didatangi, yang bersangkutan nampak gelisah dan mencurigakan.

“Pas kita tanya mengakui kalau sedang menunggu temannya yang mau bayar narkoba,” katanya.

 

Dengan kooperatif, tersangka mengakui kalau menyimpan narkoba jenis sabu. Petugas pun langsung melakukan pengembangan ke rumahnya dan berhasil menemukan 13 paket yang disimpan dalam kantong celana yang digantung di kamar.

Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara atau 20 tahun.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s