Usai Tidur Bareng, Motor Dibawa Kabur

Posted: February 5, 2011 in Berita

– Berdalih menjemput bos

BANJARMASIN, BPOST-Ulah Dedianto (21), sungguh keterlaluan. Pria yang tinggal di Sungai Gampa Rai VI Batola itu, nekad membawa kabur kendaraan MIO milik temannya sendiri, Dedi Rahman (23) usai sama-sama menginap di Hotel Prima Banjarmasin, Munggu (2/1) lalu.

Namun kejadian tersebut baru dilaporkan korban warga Pekapuran Raya RT27 Banjarmasin itu, Rabu (12/1). Malam harinya, sekitar pukul 20.00 Wita Dedianto bersama rekannya Misran (30) warga Handil Bhakti Desa Puntik Luar Batola itu berhasil ditangkap jajaran unit Ranmor Sat reskrim Polresta Banjarmasin saat melintas di Handil Bhakti.

Dari penangkapan yang dipimpin langsung Kanit Ranmor Ipda Agus Sugianto, petugas melakukan pengembangan untuk melacak barang bukti kendaraan matic jenis MIO Soul bernopol DA 6258 CL yang berhasil ditemukan di rumah warga di Banjarbaru.

Dalam pengakuannya, saat itu dirinya sama-sama menginap di Hotel Prima bersama korban. Pagi harinya muncul ide, untuk membawa kabur kendaraan tersebut dengan alasan pinjam untuk menjemput bosnya di terminal Induk Pla6 Banjarmasin.

“Kalau izinya pinjam jemput bos, otomatis kendaraan itu dipinjamkan dengan STNKnya sekalian,” ujar Dedianto.

Setelah upayanya berhasil, dia bersama Misran langsung membawa keluar kendaraan tersebut dari areal parkir dan membawanya ke Banjarbaru untuk digadaikan dengan uang sebesar Rp 3,5 juta karena lengkap dengan STNK.

Uang hasil penggadaian tersebut dibagi berdua, untuk keperluan sehari-hari. Mengingat profesi dia sebagai buruh angkut, sepi orderan. Begitu juga dengan Imis, yang setiap hari jualan tilam.

“Ya kami bagi berdua uangnya. Pian tau sendiri, sekarang ini sepi angkutan,” cetusnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Suhasto melalui Kanit Ranmor Ipda Agus Sugianto mengatakan, pihaknya menerima laporan itu setelah beberapa hari setelah kejadian. Karena korban tidak segera melaporkan kasus itu.

“Untungnya petugas cepat menindaklanjuti laporan itu setelah mengetahui ciri-ciri pelaku. Karena jarak kejadian dengan laporan selisihnya lama,” katanya.

Saat itu, antara korban dan pelaku yang sudah berteman baik sama-sama menginap di Hotel Prima Banjarmasin. Saat mereka bangun, muncul ide kedua pelaku untuk membawa kabur kendaraan tersebut dengan dalih pinjam.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 378 dan atau 372 kitab undang hukum pidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s