Boyong 7 KPU Hadapi Gugatan ZA

Posted: February 8, 2011 in Berita

– Besok sidang perdana di MK

BANJARMASIN, BPOST-Gugatan terhadap penetapan hasil Pemilukada Kalsel tidak bisa dielakan lagi. Berdasarkan website resmi Mahkamah Konstitusi (MK), pasangan Zairullah Azhar-Habieb Aboe Bakar resmi melayangkan gugatan atas hasil pesta demokrasi 2 Juni lalu.

Gugatan bernomor register 54 itu, akan disidangkan ke Mahkamah Konstitusi, Kamis (24/6) besok pukul 14.00 Wib dengan agenda pembacaan gugatan dari pemohon, yakni kandidat gubernur Kalsel yang memiliki slogan ZA.

Anggota KPU Kalsel divisi hukum, Hairansyah mengaku sudah mendapat informasi tentang agenda itu. Namun, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan surat resmi dari MK untuk menghadiri persidangan tersebut.

“Kalau surat atau telfon resmi dari MK belum ada. Tapi kami sudah mendapatkan informasi tentang agenda sidang itu,” katanya saat ditemui di gedung PWI Kalsel, Selasa (22/6).

Untuk menghadapi gugatan yang dilayangkan kandidat gubernur Kalsel itu, pihaknya bakal membawa 7 KPU kabupaten dan kota untuk memberikan jawaban atas dugaan tidak standartnya formulir C1 seperti yang disampaikan pemohon dalam gugatannya itu.

Anggota KPU yang akan diajak mengikuti persidangan tersebut antara lain, KPU kota Banjarmasin, Martapura, Tanah Laut (Tala), Hulu Sungai selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Tabalong dan Tapin.

“Karena yang dipersoalkan itu, formulir C1 dibeberapa TPS di wilayah tersebut,” terangnya.

Ditanya persiapan menghadapi gugatan tersebut, menurutnya tidak ada persiapan khusus. Hanya menyiapkan sejumlah materi yang menyangkut pokok persoalan yang digugat pemohon.

Termasuk saat disinggung tim penasehat hukum, menurut pria yang akrab disapa ancah itu, hanya berkonsultasi dengan ahli hukum dari Unlam saja. Termasuk, pengacara dari kota Banjarmasin yang akan mendampingi saat persidangan nanti.

 

“Kita pelajari semua materi gugatannya dan menyiapkan dengan sebaik mungkin,” tukasnya.

Sementar itu, Ketua KPU kota Banjarmasin Makhmud Syadzali mengaku siap untuk mengikuti persidangan tersebut. Saat ini dirinya sedang melakukan persiapan bersama komisioner lainnya sebelum bertandang ke MK besok.

“Ya diskusi-diskusi kecil saja untuk menghadapi hal itu, kan hanya menyangkut masalah formulir C1 saja,” katanya.

Dia optimis tidak ada masalah dengan gugatan tersebut. Karena, selama proses penghitungan tidak terjadi gejolak. Mengingat semua saksi dari masing-masing pasangan calon tidak ada yang keberatan, terbukti mereka sama-sama membubuhkan tanda tangan.

Sekedar mengetahui, yang menjadi pokok gugatan yang diajukan ZA, selain soal tidak standartnya formulir C1 di beberapa tempat, juga praktik money politic yang mewarnai pesta demokrasi tersebut yang dilakukan calon terpilih.

Kemudian dugaan pelanggaran dengan menggunakan APBD untuk kepentingan kampanye, pelanggaran yang bersifat sistematis, masif dan terstruktur. Selain itu, juga meminta anggota KPU Kalsel harus diberhentikan.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s