Haerul Saleh Resmi Pensiun Dini

Posted: February 8, 2011 in Berita

– Terpidana kasus PKM

BANJARMASIN, BPOST-Teka-teki status kepegawaian kepala biro (Karo) umum pemprov Kalsel, Haerul Saleh menuai titik terang. Terpidana kasus korupsi Pabrik Kertas Martapura (PKM) saat dirinya menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) umum pemkab Banjar, sudah mengajukan pensiun dini sejak awal Mei lalu.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, HM Thamrin sebelum mengikuti upacara hari lingkungan se-dunia di halaman pemprov Kalsel, Senin (7/6) pagi. Menurutnya, permohonan tersebut disampaikan yang bersangkutan bersamaan pengajuan cuti pertengahan April lalu.

“Pak Haerul sudah mengajukan berhenti dengan hormat alias pensiun dini, saat mengajukan izin cuti,” terangnya.

Sehingga Haerul Saleh yang seharusnya sudah masuk kantor akhir April lalu, setelah menjalani cuti namun hingga kini yang bersangkutan belum menampakkan diri.

Tak seorang pegawai pun mengetahui keberadaan kepala biro umum tersebut. Termasuk Kabag protokol Zulkifli maupun dua staf yang setai di ruangan Haerul, sama-sama mengaku tidak tahu keberadaan bosnya itu.

 

Bahkan, saat itu gubernur Kalsel Rudy Ariffin juga telah menunjuk pelaksana tugas biro umum tersebut, Orhansyah. Dia yang menjabat sebagai asisten III pemprov Kalsel itu harus merangkap jabatan hingga terpilihnya kepala biro umum yang baru.

“Makanya diangkat Plt itu kan karena pak Haerul mengajukan pensiun dini,” tukas Thamrin.

Masih menurut Thamrin, seorang pegawai negeri sipil (PNS) boleh mengajukanpensiun dini setidaknya sudah berumur 50 tahun dengan masa kerja 20 tahun.

“Pak Haerul itu umurnya 52 tahun dan sudah mengabdi selama 20 tahun lebih,” cetusnya.

Anehnya, meski Haerul saleh mengajukan pensiun dini sejak awal Mei lalu tidak banyak yang mengetahui. Sekdaprov Kalsel, HM Muchlis Gafuri juga tidak tahu.

Terbukti saat dimintai penjelasan, akhir Mei lalu dirinya hanya terkesan menyarankan agar yang bersangkutan lebih baik pensiun dini.

“Sebaiknya memang pensiun dini, tapi lebih jelasnya nanti saja. Karena saat ini akan dibahas di ruangan saya,” kata Muchlis beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Orhansyah yang menjadi pelaksana tugas (Plt) kepala biro umum mengaku biasa-biasa saja menjalankan tugas tersebut.

Menurutnya, kapasitas biro umum tidak terlalu menyita tenaga dan pikiran, karena membawahi bagian protokol dan rumah tangga saja.

“Biasa saja, karena Kabag sudah berpengalaman. Jadi hanya tinggal mengarahkan saja,” tukasnya.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s