Mulai Melirik Pengembangan Wisata

Posted: February 8, 2011 in Berita

– Tahura diusulkan menjadi otoritas

BANJARMASIN, BPOST-Potensi wisata yang ada di Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai menjadi perhatian pemerintah provinsi (Pemprov), untuk dikembangkan dan dikelola secara maksimal agar bisa menghasilkan pendapatan bagi daerah.

Keseriusan itu, terlihat dari semangatnya Gubernur Rudy Ariffin yang mengusulkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pariwisata ke DPRD Kalsel. Aturan itu diharapkan bisa menjadi dasar pengelolaan tempat wisata yang ada di banua ini.

“Selama ini kurang digarap secara maksimal. Padahal potensi wisata yang ada di daerah ini sangat tinggi, yang bisa menghasilkan pendapatan khususnya daerah setempat dengan kunjungan para wisatawan tersebut,” terang Rudy Ariffin.

Menurutnya, dengan adanya Perda diharapkan bisa menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menggarap sektor wisata tersebut dengan optimal. Seperti pengucuran anggaran untuk pemeliharaan agar tetap baik.

Apalagi, tempat yang bisa menjadi magnet wisatawan baik domestik maupun manca negara sangat banyak. Seperti air terjun yang masih alami maupun air hangat, yang benar-benar berasal dari perut bumi.

Selain itu, imbuh Rudy, sektor wisata merupakan sumber daya alam yang bisa diperbaharui. Apalagi tergolong tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.

Berbeda dengan sektor pertambangan. Selain bisa habis tanpa bisa diperbaharui, selama ini pertambangan juga dianggap sering menimbulkan dampak lingkungan yang cukup besar.

“Pertimbangannya sektor wisata ramah lingkungan, tentunya beda dengan tambang yang cenderung dianggap tidak ramah. Makanya, perlu untuk mengoptimalkan sektor itu agar bisa memberikan input bagi daerah,” urainya.

Kemudian, dengan wisata juga bisa mengenalkan daerah ini ke daerah maupun negara lain. Karena para turis yang datang, tentu akan menyampaikan ke orang-orang tentang keelokan daerah ini yang layak untuk dikunjungi.

“Banyak tempat-tempat wisata di daeah ini yang tidak dimiliki daerah maupun negara lain. Seperti pasar terapung yang masih alami, maupun kebudayaan daerah,” tukasnya.

Sementara itu, menurut Ketua DPRD Kalsel Nasib Alamsyah, memang sudah selayaknya orientasi pemerintah daerah untuk pengembangan investasi ke sektor wisata. Mengingat, hal tersebut tidak terpengaruh dengan cadangan seperti halnya sumber daya alam lainnya.

“Dengan penggarapan secara intens, diharapkan masyarakat Kalsel tidak lagi berkunjung ke luar kota jika inmgin berlibur maupun sekedar untuk refreshing. Namun cukup di daerah sendiri,” tandasnya.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s