Pemilihan Wali Kota Bisa Diulang

Posted: February 8, 2011 in Berita

– Terkait santernya dugaan money politic

– Sebanyak 82 laporan masyarakat

BANJARMASIN, BPOST-Ketua komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Edy Yusuf mengatakan pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) kota Banjarmasin tidak menutup kemungkinan diulang. Mengingat, banyaknya dugaan pelanggaran dan kecurangan dalam pesta demokrasi daerah tersebut.

Menurut politisi asal Partai Demokrat tersebut, pemilihan yang diulang tersebut khusus daerah-daerah yang terjadi kecurangan atau pelanggaran seperti money politic.

“Memang money politic yang menghiasi pemilihan wali kota ini bukan rahasia lagi, dan sangat meresahkan. Makanya kalau pengaduan itu bisa dibuktikan, tidak menutup kemungkinan pemilihan bisa diulang,” terangnya.

Hingga kini pihaknya terus merespon perkembangan hasil Pemilukada tersebut, terhadap pengaduan masyarakat maupun pasangan calon adanya dugaan pelanggaran tersebut.

Menurut Edy Yusuf, penentuan pemilihan ulang itu berdasarkan peraturan dan mekanisme yang ada. Seperti pelanggaran tersebut bisa dibuktikan secara hukum.

Sementara itu, sehari pasca pemungutan suara laporan pengaduan pelanggaran dan kecurangan mewarnai posko calon wali kota dan wakil wali kota. Seperti di posko calon independen Anang Rosadi-Khairudin Anwar. Sejumlah warga mengadu bakal melaporkan adanya money politic sebelum pemungutan suara.

Begitu juga di posko Yudhi Wahyuni-Haryanto. Puluhan warga mendatangi posko tersebut dengan membawa bukti money politic berupa kupon bergambar pasangan calon yang baliknya berisi nomor undian dan nama pemilih serta alamatnya.

Laporan tersebut, langsung disampaikan kepada panitia pengawas Pemilukada kota Banjarmasin agar ditindaklanjuti. Barang-barangyang diserahkan masyarakat tersebut, merupakan bukti permulaan adanya pelanggaran dan kecurangan dalam proses demokrasi tersebut.

“Kupon bergambar calon maupun daftar pemilih ini menjadi bukti awal agar Panwas bisa menindaklanjuti temuan dan laporan masyarakat tersebut,” ujar Awan Subarkah.

82 Laporan Pengaduan

Sementara itu, menurut Ketua Panwas Pemilukada kota Banjarmasin, Arif Sri Wiyana mengatakan, hingga saat ini pihaknya menerima 82 laporan pengaduan masyarakat yang berupa telfon pemberitahuan dan pesan singkat (SMS) yang dikirim kepada pihaknya.

Sayangnya tidak semua pengaduan dan laporan itu langsung diproses. Karena, banyak laporan tersebut hanya berupa informasi saja. Sehingga petugas kesulitan untuk mendapatkan bukti maupun saksi yang menjadi acuan untuk memutuskan laporan tersebut.

“Sampai saat ini sebanyak 82 pengaduan dari masyarakat. Dan temuan langsung ada 2 yakni adanya tim sukses yang menjadi KPPS da temuan C1 palsu,” urainya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, atas laporan yang disertai dengan bukti yang kuat itulah yang akan menjadi dasar pihaknya untuk membuat kajian atas laporan tersebut.

Jika kecurangan tersebut tergolong pelanggaran administrasi, maka akan direkomendasikan ke KPU. Tapi jika termasuk pelanggaran pidana, maka akan dilimpahkan ke Kepolisian atau Gakkumdu.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s