Sisa 42 Siswa Tidak Lulus

Posted: February 8, 2011 in Berita

BANJARMASIN, BPOST-Pelaksanaan ujian nasional (UN) ulangan tingkat SMA ternyata sangat membantu para siswa yang tidak lulus. Dari jumlah peserta yang mengikuti ujian ulangan sebanyak 1.190 siswa, hanya 42 siswa yang terpaksa tidak bisa lulus.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun BPost dari dinas pendidikan (Disdik) Kalsel, ujian nasional tahun 2010 di Kalsel diikuti sebanyak 20.955 siswa.

Saat pengumuman hasil ujian tersebut, sebanyak 1.211 yang tidak bisa lulus karen perolehan nilainya di bawah batas ambang yang telah ditetapkan badan stadarisasi nasional pendidikan (BSNP) sebesar 5,50.

Sedangkan untuk sekolah kejuruan (SMK), dari jumlah peserta ujian nasional sebanyak 7.64 siswa, yang tidak lulus sebanyak 1.052 siswa, yang nilainya juga di bawah dari yang telah ditetapkan sebesar 7,00.

 

Sayangnya, dari jumlah peserta yang tidak lulus 1.211 siswa tersebut, yang mau mengikuti ujian nasional ulangan hanya 1.190 siswa saja. Sisanya sebanyak 21 siswa tidak mau memanfaatkan kesempatan untuk melakukan perbaikan tersebut.

Begitu juga dengan siswa SMK. Dari jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 1.052 siswa, ternyata yang mau mengikuti ujian ulangan hanya 1.018 siswa saja. Sisanya sebanyak 34 siswa tidak mengikuti ujian ulangan tanpa ada alasan yang jelas.

Bahkan, dari jumlah peserta ujian ulangan bagi tingkat SMK sebanyak 1.018 tersebut, masih ada yang belum berhasil melakukan perbaikan sebanyak 13 siswa.

“Bagi yang tidak mau mengikuti ujian ulangan tersebut, maka secara otomatis tetap dianggap tidak lulus ujian nasional,” terang Sekretaris Diknas Kalsel, Herman Taupan.

Ditanya sekolah yang siswanya masih belum lulus tersebut, Herman belum bisa menjelaskan secara detail dengan alasan data tersebut masih berupa data global yang baru didapatnya dari server BSNP.

“Kami dapat data ini karena melihat running teks di salah satu televisi swasta. Kemudian saya telfon BSNP, tenryata sudah ada data globalnya dan langsung diumumkan ini,” tukasnya.

Meski begitu, imbuh Herman, siswa yang tidak lulus tersebut mayoritas berasal dari sekolah swasta yang ada di kota Banjarmasin dan beberapa daerah di Kalsel.

“Kalau detailnya belum. Tapi yang banyak tidak lulus, siswa sekolah swasta di Banjarmasin,” tandasnya.

Paket C

Meski sudah berusaha melakukan perbaikan dengan mengikuti ujian nasional ulangan, bagi siswa yang tetap belum lulus jangan berkecil hati. Karena masih ada kesempatan sekali lagi untuk melakukan perbaikan dengan mengikuti ujian paket C.

Menurut Herman Taupan, pelaksanaan ujian paket C setera SMA tersebut bakal digelar, Selasa (22/6) mendatang yang bertempat di masing-masing sekolah induk.

“Bagi yang tidak lulus masih bisa ikut ujian, tapi melalui paket C,” terangnya.

Meski paket C, ijazah yang dikeluarkan tersebut setara dengan SMA. Sehingga bisa digunakan untuk mengikuti seleksi atau pendaftaran masuk perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Karena ijazah paket C tersebut sudah diakui keberadaannya dan dianggap setara dengan tingkat SMA dan sederajat.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s