Bocah Penderita Gizi Buruk

Posted: April 15, 2011 in Sosial

“Minta Kursi Roda Agar Bisa Sekolah”  

SUARA teriakan bocah yang memanggil orangtuanya, terdengar dari rumah bedakan berukuran sekitar 5×5 meter, yang berlokasi di Jalan Veteran kompleks Cempaka Putih Gang Wantilan Banjarmasin Timur, Kamis (10/2) sore.

Bocah yang memiliki nama Imam Ridoi (7), tergolek lemah di lantai rumah yang terbuat dari papan kayu. Tubuhnya yang tinggal tulang belulang itu, beralaskan seprei dan bantal yang sudah nampak kumal.

Hampir sekujur tubuhnya, kulitnya nampak mengelupas dan kini berwarna kemerahan. Bahkan saking kurusnya, seluruh persendian bocah tersebut tulangnya nampak menyembul.

“Nenek di dapur lagi masak. Pian mencari siapa kesini,” ujarnya saat menyambut kedatangan BPost.

Dia mengalami gangguan kesehatan yang diduga gizi buruk sejak usianya dua tahun. Hingga kini, anak ketiga pasangan Saleh (50) dan Saniah (45) itu hanya terbaring di rumah.

Dia tidak bisa tumbuh seperti bocah lainnya. Bahkan sejak mengalami sakit-sakitan itu, badanya semakin kurus. Termasuk berat badanya semakin lama, terus menyusut hingga saat ini hanya sekitar 10 kilogram saja.

Tragisnya lagi, kedua kaki dan tangannya nampak kecil. Tidak sebanding dengan kondisi tubuh dan usianya, yang seharusnya sudah memasuki sekolah dasar (SD).

Jangankan pergi ke sekolah, untuk keperluan pribadi seperti makan, minum dan mandipun harus dibantu. Selain tidak bisa lagi berjalan, kedua tangannya tidak mampu lagi mengangkat benda. Termasuk barang yang berat.

“Kemana-mana harus digendong, karena tidak bisa berjalan. Termasuk makan juga harus disuapi. Bahkan mau miring saja juga harus dibantu,” cetus sang nenek, Rohanah.

Meskipun dia ingin sekali bisa tmbuh dan berkembang seperti bocah seusianya. Seperti main-main di kampung, hingga menikmati pendidikan baik taman kanak-kanak (TK) maupun sekolah dasar (SD).

Karena kondisi kesehatannya yang seperti itu, membuat dirinya hanya bisa pasrah. Mengingat kondisi cucunya yang tidak mengalami peningkatan ke arah yang lebih baik.

“Sampai dia minta dibelikan kursi roda agar bisa sekolah. Tapi kami uang dari mana untuk beli itu, lagi pula temannya kan bisa takut melihat badan Ridoi,” keluhnya.

 Sejak Usia 2 Tahun

TIDAK pernah terlintas dalam benak Saleh dan istrinya Saniah, jika anak ketiganya bakal mengalami nasib yang sangat tragis. Tubuh buah hatinya seperti digerogoti hingga kini hanya tinggal tulan belulang saja.

Peristiwa itu berawal saat buah hatinya berusia dua tahun, mengalami sakit gatal-gatal mirip kerumut di tangan. Dan sampai saat ini gatal-gatal itu terus menderanya.

Anehnya, gatal-gatal tersebut berubah menjadi benjolan berisi air. Kemudian, pecah dan membuat kulitnya itu mengelupas. Dan jumlah bintik-bintik tersebut semakin lama jumlahnya makin banyak hingga menghiasi sekujur tubuhnya.

Beragam upaya juga dilakukan. Mulai membawa ke Puskesmas hingga opname di rumah sakit dan berkunjung ke dokter spesialis kulit. Namun, upayanya itu tidak membuahkan hasil.

“Mulai dokter ahli sampai dukun sudah kami datangi, tapi hasilnya belum ada,” keluh Saniah.

Apalagi dirinya hanya berprofesi sebagai pedagang sayur Sei Lulut dan suaminya jualan sayur di Pasar Sentra Antasari. Penghasilannya itu hingga tidak cukup lagi untuk membiaya pengobatan buah hatinya itu.

“Kami sudah kehabisan biaya mas, hingga akhirnya kami bawa pulang dan hanya berobat ke puskesmas saja,”

Ada yang bilang anaknya itu harus ditangani dokter spesialis kulit. Namun sebagian juga menyatakan, mengalami gizi buruk hingga membuat kondisi tubuhnya semakin mengecil dan lemah.

Saat masa hamil, dirinya tidak ada tanda-tanda apapun. Bahkan hingga proses persalinan juga berjalan normal. Termasuk, dalam masa pertumbuhannya juga baik, hingga bisa berjalan dan naik sepeda.

Sayangnya, saat memasuki usia dua tahun penyakit gatal-gatal itu mulai menyerangnya hingga saat membuat Imam Ridoi itu menjadi lumpuh, dan kaki serta tangannya mengecil.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s