Dirut Makasar Te’ne Didenda Rp 1 Juta

Posted: April 15, 2011 in Berita

– Menjalani hukuman percobaan 4 bulan

BANJARMASIN-Setelah sempat mengalami penundaan dua kali, sidang lanjutan kasus pengiriman gula rafinasi yang menyeret Dirut PT Makasar Te’ne, Abuah Halim sebagai terdakwa kembali digelar di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Senin (14/2) pagi.

Sidang yang dipimpin langsung Kepala PN Banjarmasin, Amril SH yang beragenda pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) itu, digelar lebih awal dibandingkan sidang kasus lain. Karena pukul 09.15 Wita, sidang tersebut sudah rampung.

Dalam nota tuntutan setebal 23 halaman yang dibacakan JPU, Bara Mantio Insahara itu, meminta agar majelis hakim menjatuhkan vonis kepada Dirut PT Makasar Te’ne selaku pengirim 3.750 ton gula yang diamankan Kepolisian itu membayar denda sebesar Rp 1 juta.

Selain itu, JPU juga meminta agar terdakwa juga dijatuhi vonis hukuman 2 bulan penjara dengan masa percobaan selama 4 bulan. Kemudian menyerahkan kembali gula bernilai Rp 33 Miliar yang masih diamankan itu kepada pemiliknya.

Alasannya, karena kejadian tersebut merupakan pelanggaran administrasi saja. Karena, SPP GRAP yang menjadi persyaratan uitama pengiriman gula tersebut terbit meskipun mengalami keterlambatan.

“Dokumen pengirimannya ada, meskipun mengalami keterlambatan beberapa hari setelah barang tersebut diamankan,” ujar Bara.

Selama persidangan berlangsung Dirut PT Makasar Te’ne, Abuan Halim yang hadir dalam persidangan terlihat tenang. Dia datang dari Makasardengan didampingi kuasa hukumnya dari kantor pengacara Basofarudin.

Begitu juga setelah sidang selesai, pria berkacamata minus itu memilih langsung meninggalkan kantor PN Banjarmasin. Dia langsung ngeloyor menuju mobil yang sudah menunggu di pelataran kantor pengadilan tersebut.

Sesuai jadwal, sidang bakal kembali digelar Kamis (17/2) nanti dengan agenda pembacaan pembelaan atau pledoi. Kemudian, Senin (21/2) sidang baal digelar kembali dengan agenda pembacaan putusan.

Sekedar mengingat, kasus tersebut berawal saat jajaran unit Tipiter Sat reskim Polresta Banjarmasin mengamankan 3.750 ton gula rafinasi yang diangkut menggunakan kapal laut GUHI MAS MV yang bersandar di bibir Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, petengahan Nomber lalu.

Diamankan gula yang disimpan dalam 150 kontainer tersebut lantaran saat dilakukan pemeriksaan, anak buah kapal (ANK) tidak bisa menunjukan dokumen pengiriman barag atau SPP GRAF yang menjadi persyaratan utama pengiriman barang antar pula tersebut.

Kemudian gula tersebut langsung diamankan petugas. Untuk memudahkan pelaksanaan penyidikan, ratusan kontainer gula tersebut dipindahkan ke interchange areal peti kemas Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan dipasangi pita garis polisi.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s