Distributor Tas Plastik Digerebek

Posted: April 15, 2011 in Berita

– Diduga melakukan pemalsuan merek

BANJARMASIN-Jajaran unit Tipiter Satreskrm Polresta Banjarmasin, berhasil menggerebek distributor tas plastik (kresek) di Jalan Pramuka kompleks Rahayu Pembina IVB RT23 nomor 9 dan 10 Banjarmasin, Selasa (8/2) siang.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil menyita 100 koli lebih tas plastik beragam ukuran dalam bangunan tersebut. Tas plastik berlabel kilat itu, diduga memalsukan atau menggunakan merek untuk perusahaan pemilik sah hak merek tersebut.

Sekilas tidak ada perbedaan label tas plastik tersebut. Selain, sama-sama menggunakan kalimat Kilat, label tersebut sama-sama warna merah dan juga mencantumkan lambang petir.

Meskipun untuk pemilik hak merek asli, ukuran lambang petir tersebut lebih besar. Sementara, untuk label yang diduga palsu atau  menggunakan merek pemilik sah, ukuran lambang petirnya lebih kecil dan di dalam miniatur amplop surat.

Penggerebekan tersebut berawal adanya laporan pemegang hak merek yang sah menurut Depkum dan HAMN, Suhartojo Suku Handono (52).

Pengusaha tas plastik PT Kiki Wijaya Plastik asal Sidoarjo Jatim itu merasa dirugikan, sehingga pihaknya melaporkan ke Mapolresta Banjarmasin.

“Saya kan pemilik atau pemegang sah merek tersebut. Namun seperti dijiplak oleh perusahaan lain, yang sama-sama jualan produk tas plastik,” ujarnya di Mapolresta.

Dirinya nekad melaporkan kasus tersebut, lantaran pabrik tas plastik yang meniru label produknya juga sudah diamankan petugas Kepolisian setempat.

Pimpinan perusahaan Yera Sentosa Plastindo asal Surabaya, kasusnya sudah diproses Kepolisian sejak Januari lalu. Sehingga dirinya berani melakukan upaya yang sama di kota Banjarmasin, yang turut menjadi wilayah peredaran barang tersebut.

“Di Surabaya sudah diproses. Ternyata, barang ini juga beredar di kota ini, makanya kami melaporkan agar juga turut diproses,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Suhasto Sik mengatakan, pihaknya akan memintai keterangan distributor tas plastik tersebut bernama Kang Mingming. Karena dia yang memegang atau bertanggung jawab peredaran barang tersebut.

Karena plastik yang berhasil disita petugas itu dari bangunan miliknya. Diduga bangunan di Jalan Pramuka itu, menjadi pusat distributor kantongan plastik untuk wilayah Kalsel.

“Rencananya hari ini (kemarin) kami periksa, tapi sampai sekarang belum datang,” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, diduga aksi tersebut merupakan pemalsuan atau penjiplakan dari merek sebelumnya yang sah dan tercatat di Depkum dan HAM.

Hal itu melanggar hak merek atau kekayaan intelektual, yang tercantum dalam pasal 94 ayat 1 Undang-undang nomor 15 tahun 2001 tentang merek.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s