Haji Doni dan Jaksa Martin Dituntut 2 Tahun

Posted: April 15, 2011 in Berita

– Tidak melakukan pembelan

BANJARMASIN-Sidang lanjutan kasus narkoba yang menyeret Haji Herdoni Muchlis alias Haji Doni mendekati babak akhir. Pasalnya, pengusaha SPBU yang beberapa kali kesandung masalah narkoba, tidak memanfaatkan kesempatan pembelaan yang diberikan majelis hakim.

Pria yang kesandung kasus narkoba bersama istri mudanya, Novia Sapriyanti dan mantan jaksa Mahyudin alias Martin, memilih langsung segera mendapatkan vonis majelis hakim yang dipimpin Amril SH tersebut.

“Kami hanya memohon dihukum yang seringan-ringannya pak hakim. Kami berjanji tidak akan mengulangi lagi,” ujar Haji Doni saat majelis hakim menanyakan apakah bakal melakukan pembelaan.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Kamis (24/2) siang, jaksa penuntut umum (JPU) Novi menuntut Haji Doni hukuman penjara selama 2 tahun. Begitu juga dengan Mahyudin alias Martin, juga hukuman 2 tahun penjara.

Kedua terdakwa yang duduk di kursi pesakitan bersama lima rekannya nampak pasrah dengan tuntutan JPU. Selama persidangan berlangsung, mereka yang mengenakan rompi warna orange, terlihat serius mendengarkan kalimat demi kalimat yang dibaca JPU tersebut.

“Haji Herdoni terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penyalahgunaan psikotropika,” ujar jaksa.

Sedangkan istri muda Haji Doni, Novia Sapriyanti yang turut duduk di kursi pesakitan dituntut 1,6 tahun. Begitu juga dengan empat orang yang sama-sama ditangkap di rumahnya di kompleks Sultan Adam Permai blok 2 RT43 Banjarmasin awal Oktober lalu.

Yakni, Surya Fahrudin alias Buya (47), warga Jalan KP Bali 20/12 RT4, Jakarta Pusat, Firman Noor Arifin (59), warga Bambangin RT4, Batola, Agus Setiawan (43), warga Jalan Karet Gang III, Jakarta Selatan dan Tasrifani (47), warga Jalan Ambon RT1, Pasar Lama, Banjarmasin Tengah juga dituntut1,6 tahun penjara.

Lantaran tidak menggunakan kesempatan pembelaan, sidang bakal kembali digelar Selasa (1/3) mendatang dengan agenda pembacaan putusan atau vonis majelis hakim.

Dalam nota tuntutannya, jaks apenuntut umum (JPU) Evi menuntut mereka dengan pasal berlapis. Yakni yakni pasal 114, 112, 127 jo pasal 132 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s