“Lilis Sempat Memegang Tali Baja”

Posted: April 15, 2011 in Berita

Derita Ladies Jatuh dari Lift  

BANJARMASIN-Tubuh Lilis alias Sela (20), masih tergolek lemah di atas ranjang mess Ira Nugraha di Jalan Cempaka II Banjarmasin, Rabu (16/2) sore.

Beberapa mata luka yang dibalut perban, menghiasi kedua kaki dan tangannya yang mulus. Sesekali, gadis yang berprofesi sebagai pemandu lagu karaoke Dunfee Banjarmasin itu nampak meringis menahan sakit.

“Aduh rasanya sakit sekali,” rintihnya beberapa kali yang membuat ibu beberapa rekan seprofesinya.

Dengan dibalut selimut warna putih, perempuan yang jatuh dari lantai III Hotel Aquarius Banjarmasin itu masih shock. Sorot kedua matanya nampak nanar.

Hingga kemarin sore kondisinya masih memprihatinkan. Selain beberapa mata luka, anggota tubuhnya belum bisa bergerak kecuali ibu jari kaki kanannya yang terlihat bergerak.

Bahkan untuk memenuhi keperluan pribadi seperti makan, maupun minum harus dibantu orang lain. Karena anggota badan korban tak kuasa bergerak, termasuk untuk bangunpun belum bisa.

“Apapun keperluannya harus dibantu mas. Karena tangan dan kakinya belum bisa digerakan,” kata Edy, manager klub Dunfee yang merawat korban.

Termasuk saat BPost bertandang ke mess tempat dia menjalani perawatan. Lilis masih terbaring di tempat tidur dengan posisi telentang, yang tubuhnya ditutup menggunakan selimut warna putih dengan ditemani boneka Panda warna kuning emas.

Meski nampak pucat, gadis yang baru dua minggu tinggal di kota seribu sungai ini berusaha menyapa kedatangan BPost dengan mengedipkan kedua matanya.

Dengan suara yang terdengar terbata-bata, dia menceritakan peristiwa yang dialami saat jatuh dari lift lantai III Hotel Aquarius yang berlokasi di Jalan Lambung Mangkurat atau sekitar 50 meter dari tempat bekerja.

Saat tubuhnya itu terhempas ke lorong jalur lift, dirinya sempat berusaha memegang tali baja yang berfungsi menarik kotak lift tersebut.

“Tapi itu tidak lama, kemudian saya terjatuh dan tidak ingat lagi seperti apa,” kenangnya.

Dirinya baru sadar setelah beberapa jam usai menjalani perawatan tim medis RSUD Ulin Banjarmasin. Termasuk merasakan rasa sakit di sekujur tubuhnya tersebut.

Korban berhasil diselamatkan setelah seorang rekannya, menghubungi bagian security untuk melaporkan peristiwa tersebut. Kemudian, membuka paksa lift tersebut untuk mengeluarkan tubuh korban yang bersimbah darah bercampur olie.

Sementara itu, Kasat reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Suhasto Sik mengatakan, pihaknya akan memanggil pengelola hotel tersebut untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut.

“Kami menunggu penyidiknya kembali dari Jakarta, kemudian memanggil pengeola untuk dimintai keterangan,” terangnya.

Hingga saat ini pihaknya belum bisa menyimpulkan insiden tersebut, apakah karena kelalaian pihak pengelola atau sebab lain. Karena jajarannya belum memintai keterangan pihak hotel, baik tekhnisi maupun pengelola.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s