Mantan Pengusaha Tambang, Edarkan Sabu

Posted: April 23, 2011 in Berita

– Ditemukan 6 gram sabu di kantong

BANJARMASIN-Tidak tahan dengan perubahan cuaca, Samidin (42) beralih profesi. Warga Gudang Hirang RT06 Sungai Tabuk yang semula berprofesi sebagai penambang galian C, kini menekuni bisnis narkoba dengan alasan tak kuat menahan serangan hawa dingin di gunung.

Sayangnya, masih beberapa bulan menekuni bisnis haram itu bapak empat anak keburu ditankap jajaran Sat Narkoba Polresta Banjarmasin, Kamis (10/2) pukul 23.00 Wita di Pasar Blauran banjarmasin.

Dalam penangkapan yang dipimpin langsung Kanit I Iptu Sigit Rahayudi, selain berhasil mengamankan tersangka juga menemukan dua kantong sabu seberat enam gram yang akan diantara kepada pemesan.

Dalam pengakuannya, barang tersebut milik temannya bernama sahlan yang sudah dikenalnya sejak dua tahun silam. Dia menawarkan pekerjaan tersebut, dengan imbalan upah sebesar Rp 300 ribu.

“Saya hanya mengantarkan saja, barang itu milik Sahlan katanya mau diambil orang,” ujarnya.

Setiap transaksi pemilik barang haram itu selalui mengikuti dari kejauhan. Termasuk saat dirinya tertangkap, Sahlan dipastikan keburu kabur saat petugas menangkapnya.

Temannya itu menawarkan pekerjaan tersebut, setelah dirinya tidak bekerja lagi di gunung. Apalagi himpitan keperluan hidup keluarga, membuat dirinya menerima tawaran pekerjaan tanpa modal itu.

“Terpaksa mau saja, karena tidak ada pekerjaan lagi. Sementara setiap hari harus memenuhi keperluan hidup,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat narkoba Polresta Banjarmasin Kompol Christian Ronny Sik melalui Kanit I Iptu Sigit Rahayudi mengatakan, penangkapan tersebut berawal informasi masyarakat jika di pasar tersebut ada transaksi narkoba.

Petugas yang mendatangi lokasi hanya melihat tersangka duduk sndirian. Apalagi saat petugas datang, dia menunjukan gerak-gerik yang mencurigakan.

“Pas digeledah ternyata ada dua paket sabu, masing-masing seberat 5 gram dan 1 gram,” katanya.

Saat ditangkap tersangka tidak memberikan perlawanan sedikitpun. Sehingga petugas dengan mudah mengamankan dan menggiringnya ke Mapolresta untuk dimintai keterangan.

Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba, dengan ancaman hukuman enam tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s