Menyambut Perayaan Tahun Baru Imlek

Posted: April 23, 2011 in Budaya

“Berkah di Tahun ‘Kelinci’ Percobaan” 

KESIBUKAN mewarnai aktifitas sejumlah warga keturunan di Kelenteng Karta Raharja di Jalan Niaga Banjarmasin, Rabu (2/2) siang. Sejumlah mobil yang mengangkut lilin raksasa dan aneka buah-buahan, nampak keluar masuk tempat ibadah Tri Dharma tersebut.

Beberapa petugas nampak sibuk menata aneka perlengkapan ibadat warga Tionghoa di Kelenteng tersebut. Seperti menyiapkan, dupa harum hingga kertas ibadah yang dibakar setelah melakukan persembahan.

Termasuk kesenian khas warga Tionghoa, Barongsai sudah mulai berdatangan ke Kelenteng untuk melakukan doa sebelum keliling mengambil Ang Pao di toko-toko maupun rumah warga keturunan.

Mereka melakukan persiapan menyambut perayaan tahun baru Imlek yang jatuh pada kamis (3/2) hari ini. Namun, sejumlah warga Tionghoa sudah ada yang melakukan sembahyang di Kelenteng tersebut lebih awal.

Karena, mereka akan melaksanakan sembahyang juga di Kelenteng lain di kota Banjarmasin. Termasuk melakukan perayaan musim semi tersebut dengan anggota keluarga lainnya.

“Rencananya malam ini (Tadi malam) dan besok ke Kelenteng Sutji Nurani di Piere Tendean. Makanya disini kamu dahulukan,” ujar nyonya Nelly.  Begitu juga dengan warga keturunan lainnya. Mereka akan melakukan sembahyang tersebut dengan khidmat. Apalagi, saat ini merupakan tahun kelinci yang menurut keyakinan mereka merupakan tahun yang penuh percobaan.

Dengan sembahyang tersebut, dia berharap agar yang maha kuasa selalu memberikan perlindungan dan petunjuk dalam mengarungi kehidupan di tahun ‘kelinci’ yang penuh percobaan.

“Namanya saja kelinci, yang selama ini sering menjadi percobaan. Makanya tahun ini ibaratnya tahun percobaan,” kata Sugianto.

Menurutnya, persembahyangan tersebut diharapkan mampu menjadi pegangan dan petunjuk manusia dalam menjalani kehidupan, yan penuh tantangan dan cobaan.

Dalam perayaan tahun baru Imlek kali ini tidak berbeda dengan sebelumnya. Saat kegiatan puncak, para warga Tionghoa bakal melakukan sembahyang di Kelenteng maupun menggelar doa bersama keluarga di rumah-rumah.

216 Personil

Untuk mengamankan jalannya perayaan tahun baru Imlek yang bakal digelar warga Tionghoa, Polresta Banjarmasin bakal menurunkan sebanyak 216 personil gabungan baik dari Samapta, reskrim dan intelijen.

Hal itu disampaikan Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Hilman Thayib melalui Kasubag Humas Itu Siti Rihayati. Menurutnya, petugas gabungan tersebut bakal berjaga di kelenteng dan melakukan patrolidi kampung-kampung.

Termasuk melakukan pengawasaan dan penjagaan terhadap rumah-rumah warga Tionghoa yang akan menggelar perayaan bersama keluarga. Dengan penjagaan tersebut, diharapkan perayaan tersebut bisa berjalan dengan khidmat.

“Intinya untuk menjaga ketenangan dan kenyamanan warga Tionghoa dalam melakukan perayaan, baik di rumah-rumah maupun di Kelenteng yang menjadi pusat kegiatan tersebut,” ujarnya.

Para petugas tersebut bakal menjalankan tugas hingga kegiatan di kelenteng selesai. Dengan begitu, kenyamanan warga yang sedang sembahyang bisa berjalan khidmat dan tenang.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s