Pemilihan Ketua Berjalan Alot

Posted: April 23, 2011 in Berita

– berselisih voting dan aklamasi

BANJARMASIN-Proses pemilihan ketua umum DPW PAN Kalsel periode 2010-2015 berjalan a lot, membuat panitia menskors beberapa jam. Pasalnya mediasi yang dilakukan pelaksana tugas DPW, Mulfachri Harahap dengan enam calon ketua DPW tidak membuahkan hasil.

Mediasi yang dilakukan di ruang VIP tersebut berlangsung tertutup. Beberapa pria berbadan tegap menjaga ketat pintu ruangan yang bertuliskan VIP tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun BPost, mediasi tersebut dalam rangka proses pemilihan agar melakukan aklamasi. Namun salah seorang calon, Surya Iman Wahyudi menolak rencana tersebut yang dinilai tidak mencerminkan semangat demokrasi.

Hal itu terlihat, Surya Iman Saputra keluar dari ruangan dengan raut wajah tegang. Kemudian, pria yang sudah lama memproklamirkan diri sebagai calon itu menemui sejumlah peserta Muswil khususnya dari Banjarbaru dan Balangan yang masih bertahan di aula Hotel Rattan Inn Banjarmasin tempat digelarnya Muswil III PAN Kalsel.

Dengan sorot mata yang nampak tegang, pelaksana tugas DPC PAN Balangan itu memberikan pengarahan kepada sejumlah pengurus yang masih bertahan tersebut.

Kemudian, rencana pemilihan yang bakal dimulai pukul 17.30 Wita kembali ditunda hingga pukul 19.30 Wita. Namun hingga pukul 21.30 Wita, proses pemilihan juga belum digelar tanpa ada alasan yang jelas.

Padahal sesuai jadwal yang disusun panitia, pemilihan ketua DPW dan ti formatur dilaksanakan pukul 15.00 Wita. Karena alotnya mediasi, membuat agenda peilihan menjadi molor. Dalam rangka mediasi tersebut, diharapkan pemilihan dilakukan aklamasi dengan memuluskan pencalonan H Muhidin, mantan ketua DPW PBR Kalsel yang sudah dibekukan. Saat ini, H Muhidin sudah mengantongi kartu anggota PAN Kalsel.

Apalagi, Ketua umum DPP PAN Hatta Radjasa sudah memberikan sinyal agar melakukan pemilihan secara mufakat. Meskipun dalam demokrasi sah-sah saja jika terpaksa voting.

Bahkan dalam kesempatan tersebut, pria berambut perak itu juga menyebut-nyebut nama wali kota Banjarmasin itu sebagai kandidat. Hal itu sah-sah saja, karena yang bersangkutan memiliki komitmen untuk memajukan partai.

“Harus kader, tapi ada kader lama dan kader baru. Itu semua punya hak untuk menjadi pengurus,” ucap Hatta.

Namun rencana tersebut ditentang kubu Surya Iman Wahyudi. Kelompok muda PAN tersebut berharap pemilihan dilakukan secara voting, dengan harapan selaras dengan nafas demokrasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s