Pura-pura Beli, Diganti Emas Palsu

Posted: June 3, 2011 in Berita

– Meninggalkan bayi berumur 2 bulan

BANJARMASIN-Tubuh Rohim (30) langsung lemas dan jatuh pingsan, saat mengetahui istrinya Riska Triwahyuni (25) diamankan di ruang Jatanras Satreskrim Polresta Banjarmasin, Sabtu (12/2) petang.

Warga Jalan Sutoyo S Gang 20 Teluk Dalam Banjarmasin itu, tidak menyangka jika istrinya nekad melakukan penipuan perhiasan dengan modus pura-pura membeli dan diganti dengan emas palsu.

“Saya tidak menyangka sampai senekad itu. Seandainya jahat, seharusnya saya yang melakukan,” ujarnya.

Istrinya diamankan petugas gabungan Jatanras dan Resmob Polresta Banjarmasin di sebuah toko perhiasan Sumber Rejeki. Saat itu, Riska Triwahyuni ketahuan berusaha mengganti cincin emas seberat 5 gram dengan cincin imitasi.

Ibu satu anak yang masih sebulan berada di kota seribu sungai itu tidak bisa berkutik lagi. Tak ayal pemilik toko tersebut, langsung menghubungi petugas yang kebetulan sedang giat di sekitar lokasi tersebut.

Dalam pengakuannya, dirinya berhasil melakukan kejahatan tersebut sebanyak tiga kali dalam kurun waktu sebulan ini. Aksi tersebut yang keempat kalinya, namun berhasil digagalkan pemilik toko di kawasan Sudimampir itu.

“Ini yang keempat kalinya, tapi tidak berhasil. Dan kejadiannya ya di toko itu saja,” cetusnya.

Barang hasil kejahatannya itu dijualnya di penjual emas di emperan toko di sekitar itu dengan harga Rp 1 juta. Karena meski emas tulen, namun tidak ada surat menyuratnya.

Cara menjalankan aksinya pun sangat sederhana. Dia yang sudah mengenakan cincin seharga Rp 48 ribu, datang ke kios tersebut dengan pura-pura mau membeli.

“Saya mencoba cincin yang asli, dan milik saya yang belinya di Pasar Kalindo saya lepas untuk dikembalikan dengan alasan tidak cocok,” terangnya.

Hasil kejahatan tersebut digunakan untuk mencukupi keperluan hidup sehari-hari. Karena dirinya masih sebulan tinggal di Banjarmasin dengan alasan mencari pekerjaan.

Sementara itu, Kasat reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Suhasto Sik melalui Kanit Jatanras Aiptu Ganef Brigandono mengatakan, ketahuannya aksi tersebut lantaran pemilik toko emas itu menimbang kembali cincin yang baru saja dicoba tersangka.

“Karena mau dibeli, sehigga cincin itu ditimbang lagi. Ternyata beratnya tidak sampai 5 gram seperti yang diinginkan. Padahal, barang yang dicoba itu beratnya sesuai permintaan,” katanya.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan tiga buah cincin emas sebagai barang bukti. Tersangka pasal penipuan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s