Sidang Kasus Perampokan Rp 1,5 Miliar

Posted: June 3, 2011 in Berita

– Saksi Membantah Tidak Menyimpan Uang

BANJARMASIN-Sidang kasus perampokan yang menggegerkan kota Banjarmasin beberapa bulan lalu, terus dikebut sidangnya lantaran masa penahanan tiga tersangka hampir habis. Dalam seminggu, dilakukan dua kali persidangan.

Kamis (24/2) kemarin, sidang lanjutan kasus perampokan sebesar Rp 1,5 Miliar yang terjadi di kelurahan Mawar kembali di gelar di Pengadian Negeri Banjarmasin dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Jaksa penuntut umum (JPU) Aslah, menghadirkan salah seoang saksi bernama Abdul Latif. Bapak angkat, Rony Jawa yang merupakan salah satu dari tiga tersangka itu diduga menyimpankan uang sebesar Rp 400 juta hasil kejahatan tersebut.

Namun, hal itu dibantah Latif. Di depan majelis hakim, Suswanti, dia mengaku tidak tahu menahu uang hasil kejahatan tersebut. Termasuk saat rumahnya digeledah jajaran Polsekta Banjarmasin Tengah, juga tidak ditemukan uang tersebut.

“Bahkan polisi yang menggeledah rumah kami, juga tidak menemukan uang sepeserpun. Apalagi uang yang jumlahnya ratusan juta,” ujarnya.

Dirinya mengenal hingga mengangkat Rony Jawa sebagai anak, lantaran ketemu saat sama-sama mendekam di Lapas Teluk Dala. Saat Roy Jawa bebas, tidak ada yang menampungnya.

“Dari situ, dia saya tampung sehingga seperti anak sendiri,” tandasnya.

Dijadwalkan, sidang bakal dilanjutkan Senin mendatang masih dengan agenda serupa. Jaksa kembali menghadirkan dua saksi, dan satu orang yang diduga kuat sebagai otak aksi kejahatan tersebut.

Sekedar mengingat, aksi kejahatan yang menggemparkan kota seribu sungai tersebut dilakukan empat orang. Namun salah satu dari pelaku hingga kini belum berhasil tertangkap.

Ketiga orang yang sudah diringkus petugas dan menjadi tersangka antara lain, Rony Jawa, Ismail dan Heriansyah. Bahkan saat ini ketiganya sudah menjalani proses sidang.

Ketiga tersangka langsung menyergap korban yang saat itu mengendarai mobil Avansa benropol B 8512 LU. Saat itu korban membawa uang tunai sebesar Rp 1,5 Miliar.

Lantaran trsangka mengacungkan senjata api, membuat korban ketakutan. Sehingga langsung menyerahkan tas berisi uang yang disimpan dalam mobil tersebut.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s