Simpan Sabu Dalam Jok Kendaraan

Posted: June 3, 2011 in Berita

– Residivis ditangkap saat berpapasan

BANJARMASIN-Rencana Mohammad Rifai alias Pii (28), untuk mengantarkan satu paket sabu kepada rekannya gagal. Pasalnya, saat dirinya melintas di Jalan Kuin Utara Gang Fasih berpapasan dengan anggota unit II Sat narkoba Polresta Banjarmasin yang sedang melakukan patroli, Selasa 922/2) pukul 13.30 Wita.

Petugas pun langsung menghentikan laju kendaraan Beat bernopol DA 6060 NJ yang ditumpangi tersangka. Karena petugas, masih ingat dengan wajah pemuda yang tinggal di Kuin Selatan RT13 nomor 39 Banjarmasin lantaran belum genap dua tahun ditangkapnya.

Saat dihentikan tersebut, petugas langsung melakukan penggeledahan ke tubuh tersangka. Termasuk membuka jok kendaraan, yang ditemukan satu paket narkoba jenis sabu seharga Rp 300 ribu yang akan diantar kepada temannya.

Dalam pengakuan pemuda yang berprofesi sebagai buruh angkut itu, barang haram tersebut merupakan titipan temannya. Dirinya hanya mengatarkan barang itu dan mendapatkan upah sebesar Rp 25 ribu.

“Saya hanya mengambil upah saja Rp 25 ribu. Dan uang itu akan dibayar jika barang sudah sampai ke tangan teman saya yang pesan tadi,” ujarnya.

Dirinya mendapatkan barang tersebut dari seseorang warga di Gang Jamaah Banjarmasin. Lantaran dirinya memerlukan uang, sehingga mau menerima tawaran untuk membelikan barang terlarang itu.

Padahal dirinya baru saja bebas dari lembaga pemasyarakat (Lapas) Teluk Dalam Banjarmasin, karena kasus kepemilikan narkoba dan diganjar hukuman penjara 8 bulan tahun 2009 lalu.

“Saya perlu uang untuk keperluan hidup. Saya sudah tidak punya orangtua lagi,” cetusnya.

Sementara itu, Kasat narkoba Polresta Banjarmasin, Kompol Suhasto Sik melalui Kanit II Iptu Andre Hutagalung mengatakan, penangkapan itu saat anggotanya sedang patroli dan berpapasan dengan tersangka.

Karena pernah menangkap yang bersangkutan, petugas pun langsung menghentikan laju kendaraannya. Setelah dilakukan penggeledahan ternyata ada narkoba jenis sabu di bawah jok kendaraan.

“Karena curiga saja, lantaran tersangka pernah ditangkap karena kasus yang sama,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s